Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto bangga melihat penampilan tim sepak bola Kabupaten Jember yang menjuarai Grup C Pekan Olahraga Provinsi VII Jawa Timur. Ia semakin percaya diri medali emas akan diraih.
“Saya bangga hari ini. Semakin bagus, mulai dari penonton dan cara bermain anak-anak,” kata Hendy, usai pertandingan Jember melawan Jombang, di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Kamis (23/6/2022).
Jember berhasil mengalahkan Jombang 2-0 melalui gol yang dicetak Abdul Azis pada menit 19 dan sang kapten Richard Arbed Anderson pada menit 43. “Kedua kesebelasan luar biasa. Jombang juga bagus. Jember diberi keberuntungan lebih bagus sedikit, sehingga menang 2-0,” kata Hendy.
“Tapi cara bermain keduanya luar biasa. Bagus. Ini bibit-bibit unggul dari Jawa Timur, dan masa depan sepak bola kita akan lebih baik lagi. Hari ini kita juara Grup C. Mudah-mudahan ini jadi spirit anak-anak kita ke babak selanjutnya,” kata Hendy.
Hendy meminta agar para pemain Jember menjaga fisik agar tetap prima. “Kalau sudah bermain begini, kalau fisik drop, agak sulit, karena saya lihat tadi speed-nya agak kurang,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sepak-bola-porprov”]
Bermain di hadapan seribu orang penonton, para pemain Jember bermain ofensif sejak menit awal. Jember bermain tanpa beban. Semua pemain inti bisa diturunkan, kecuali kiper Galih Ismail yang cedera dalam pertandingan melawan Kabupaten Pasuruan. Namun penampilan penjaga gawang pengganti, Rahmad Taufiq Hidayat, cukup bisa diandalkan untuk membendung serangan duet penyerang Jombang, Kaka Sheva Nahdliyin dan Dani Wahyu Rizkiawan.
Jember berpeluang memperbesar keunggulan, setelah pemain belakang Jombang, Mohammad Adi Firmansyah, harus keluar lapangan, karena terkena kartu kuning kedua pada menit 70. Rofiq pun mengganti pemain belakang Indra Lesmana Suteja dan gelandang bertahan Muhammad Hifni dengan gelandang ofensif Ahmad Dedi dan pemain depan Calvin Adi Saputra.
Namun barisan pertahanan Jombang yang dikomando Syamsudin Nur benar-benar rapat. Kiper Guntur Wibowo juga bermain cemerlang dengan menepis tiga bola yang mengarah langsung ke gawang Jombang.
Banyaknya peluang yang gagal dikonversi menjadi gol ini menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Jember M. Rofiq. “Itu pekerjaan rumah kami untuk diperbaiki dalam latihan. Dalam pertandingan delapan besar, mereka harus lebih siap sehingga bisa mencetak gol,” katanya. [wir/suf]






