Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto meminta pemerintah pusat agar merevisi nominal target sasaran vaksinasi Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jika revisi disetujui, Pemerintah Kabupaten Jember sudah berhasil melampaui target 70 persen yang ditetapkan.
“Kami sudah berkirim surat ke Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri untuk mengoreksi angka dulu. Bahwa jumlah angka wajib vaksin di Jember yang tertulis itu 1,996 juta orang. Padahal yang diperintahkan untuk Jember adalah 70 persen dari jumlah penduduk. Jumlah penduduk setelah dikurangi angka warga yang meninggal dan anak-anak itu kalau tidak salah sekitar 2,4 juta,” kata Hendy, Kamis (30/12/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksinasi-jember”]
Ini tentu mempengaruhi jumlah target sasaran, karena dengan demikian jumlah target sasaran vaksinasi di Jember seharusnya hanya sekitar 1,7 juta orang.
“Kalau disetujui bahwa memang betul yang wajib vaksin 1,7 juta orang, kita sudah masuk (target capaian) lebih dari 70 persen. Sekarang sudah lebih dari 70 persen dari target,” kata Hendy.
Pemerintah pusat belum menjawab permohonan Pemkab Jember ini. “Memang dalam regulasi, (target) angka 1,9 juta itu dari Jakarta datangnya. Saya tidak tahu ceritanya di awal pada 2020,” kata Hendy.
Hendy juga menyampaikan hal ini kepada Kepolisian Daerah Jawa Timur agar disampaikan ke Kepala Kepolisian RI. “Mudah-mudahan itu disetujui,” katanya. [wir/ted]






