Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait meresmikan trayek penerbangan komersial dari dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, di Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (17/8/2025).
Penerbangan perdana menggunakan pesawat ATR 72-500 dari Maskapai Fly Jaya. Maskapai ini milik PT Surya Mataram Nusantara yang baru hadir pada 22 Juli 2024. Dengan pesawat ATR 72-500 yang bermesin twin-turboprop, Fly Jaya melayani penerbangan domestik atau jarak pendek.
“Hari ini kami melakukan soft launching. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memajukan Kabupaten Jember, sesuai dengan slogan Jember Baru Jember Maju,” kata Bupati Fawait dalam sambutannya.
Penerbangan Jember-Jakarta membutuhkan kurang lebih dua jam sepuluh menit, dan secara reguler dijadwalkan pada awal September 2025.
“Sementara akan dilaksanakan penerbangan sebanyak dua kali seminggu, yang direncanakan pada Senin dan Rabu. Mudah-mudahan nanti bisa ditambahi lagi. Syukur-syukur ke depan bisa tiap hari,” kata Fawait.
Tiket penerbangan dibanderol pada kisaran Rp 1,3 juta 1,5 juta. “Kami berusaha bikin seterjangkau mungkin, dan insyaallah, harga itu lebih murah dibandingkan ketika masyarakat ingin terbang lewat daerah lain,” kata Fawait.
Pembelian tiket sementara ini masih dilakukan luring di Bandara Notohadinegoro dan Bandara Halim Perdanakusuma. “Adapun pemesanan tiket secara online insyaallah minggu depan akan diumumkan baik di media sosial maupun di WhatsApp. Sedangkan untuk pemesanan tiket melalui e-commerce, kami akan berupaya di bulan September, mudah-mudahan sudah bisa terealisasi,” kata Fawait.
Fawait mengatakan trayek penerbangan komersial dari Jember ke Jakarta tidak mudah diperoleh. “Tapi dengan kerja sama yang baik semua pihak, akhirnya Jember bisa mendapatkan akses penerbangan langsung. direct dari Jember langsung ke Halim, Jakarta,” katanya.
Fawait berjanji tak akan berhenti dengan pembukaan bandara kembali. “Tidak cukup hanya ini saja. Kami ingin melihat, Jember harus sejahtera. Sejahteranya Jember ditandai dengan menurunnya angka kemiskinan, dan itu insyaallah kita capai,” katanya.
“Ketika penerbangan ini lancar ke depan, saya mohon doa, banyak investor yang akan datang ke Jember. Banyak wisatawan akan datang ke Jember, sehingga pertumbuhan ekonomi akan menggeliat. Perputaran keuangan akan semakin tinggi,” kata Fawait.
Ini akan berdampak langsung terhadap masyarakat. “Pendapatan masyarakat akan semakin tinggi. Lapangan pekerjaan akan terbuka. Tenaga kerja akan terserap. Pengangguran akan turun dan insya Allah kemiskinan akan turun,” kata Fawait. [wir]






