Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait mengingatkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, punya modal inovasi untuk peningkatan kinerja pemerintah dan pelayanan Publik secara optimal.
Inovasi daerah diukur dengan Indeks Inovasi Daerah (IID) melalui kegiatan Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri.
Kabupaten Jember mendapatkan Skor IID sebesar 71,09 pada 2024 yang menempatkannya dalam kategori Kabupaten Sangat Inovatif. Skor ini meningkat drastis pada 2023 yang hanya mencetak 57,97 dengan predikat Kabupaten Inovatif.
“Hasil ini menunjukkan bahwa Kabupaten Jember dapat memanfaatkan peluang untuk berkreativitas dan berkarya melahirkan ide dan gagasan untuk menciptakan terobosan baru mendukung peningkatan kinerja pemerintahan daerah,” kata Bupati Fawait, dalam sidang paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), di gedung DPRD Jember, Selasa (24/6/2024).
Menurut Fawait, sasaran inovasi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah.
“Pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat saling mendukung dalam rangka meningkatkan kuantitas dan kualitas inovasi daerah di tahun selanjutnya sehingga Kabupaten Jember dapat tumbuh secara inklusif dan berdaya saing tinggi,” kata Fawait. [wir]






