Banyuwangi (beritajatim.com) – Bulan Suci Ramadhan menjadi momen kedekatan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama warga. Dirinya melakukan safari Ramadhan sekaligus memberikan sosialisasi program pemerintahan.
Ada layanan kependudukan, pengentasan kemiskinan, anak putus sekolah dan berbagai persoalan di tengah masyarakat lainnya.
Kali ini, Bupati Ipuk mengawali safari Ramadhan di Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore. Tepatnya di Masjid Al-Khoiriyah di kaki Gunung Raung dengan agenda silaturahmi bersama.
Sejumlah tokoh hadir pada kegiatan ini. Di antaranya, KH. Nur Maulana Rosyadi, KH. Wasil Hifdi dari PP As-Shiddiqi, Sepanjang, Gus In’amul Muttaqin dari PP. Minhajut Thullab, Krikilan serta tokoh ormas islam lainnya.
“Kami ingin bersilaturahmi dan mensosialisasikan berbagai program yang saat ini sedang dijalankan, sekaligus juga belanja persoalan yang terjadi di masyarakat,” ungkap Bupati Ipuk.
Terutama, kata Ipuk, turut mengajak warga berperan aktif mensukseskan program pemerintah. Di antaranya, kemiskinan, ada juga bantuan makanan melalui rantang kasih dan anak putus sekolah.
“Jika ada warga sebatang kara, segera laporkan kepada kami. Begitu pula jika ada anak yang putus sekolah. Tidak boleh ada anak di Banyuwangi yang tidak sekolah,” terang Ipuk.
Tak hanya itu, Ipuk juga meninjau langsung pembangunan infrastruktur di desa tersebut. Terutama infrastruktur jalan yang menjadi fokus utama di desa ini.
“Untuk tahun ini, kami menyalurkan pembangunan jalan pavingisasi di 21 titik se Desa Bumiharjo dengan nilai proyek sebesar Rp1,9 miliar,” jelasnya.
Selain di Masjid Al-Khoiriyah, Bupati Ipuk juga mendatangi dan salat Tarawih di Masjid Nurul Rohiem di Desa Banyuanyar, Kalibaru. Di tempat ini, pihaknya juga menyapa warga sekaligus mengawasi pelayanan administrasi kependudukan.
“Dalam rangkaian Safari Ramadan ini juga dibuka sejumlah layanan publik. Di antaranya pengurusan KTP Digital dan cek kesehatan bagi warga yang hadir. Acara ini akan digelar sepanjang Ramadan,” pungkasnya. [rin/beq]






