Banyuwangi (beritajatim.com) – Pelayanan masyarakat Banyuwangi tidak melulu di kantor pusat pemerintahan yang berada di kota. Ternyata, semua layanan justru bisa saja mendatangi masyarakatnya.
Kondisi itu yang terjadi saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Ngantor di desa atau Bunga Desa. Kali ini, Ipuk sengaja membuka pelayanan masyarakat di Kantor Desa Kluncing, Kecamatan Licin.
Beragam program pedi desa akan diselesaikan di tempat. Mulai administrasi kependudukan (adminduk), pengurusan izin usaha, anak putus sekolah, pembangunan infrastruktur, hingga layanan kesehatan dibawa ke lokasi Bunga Desa.
Saat di lokasi, sejumlah program pemberdayaan juga digelontorkan, khususnya kepada petani setempat. Mayoritas penduduk Kluncing adalah petani.
Ipuk memberikan bantuan 400 bibit kelapa genjah, 500 bibit kopi robusta, dan pupuk organik cair sebanyak 500 liter untuk mendukung pertanian organik warga setempat.
“Tadi juga kita bagikan bantuan peralatan untuk petani dan penyadap nira, karena di sini banyak petani aren. Bantuannya berupa pisau penderes kelapa, ratusan jerigen, dan cetakan gula. Gula aren produksi petani di sini terkenal dengan produk organiknya,” kata Ipuk.
BACA JUGA:
Bukan di Job Fair Banyuwangi, Ini Solusi Atasi Pengangguran
Di desa ini, Ipuk juga meninjau pelaksanaan pendampingan pada usaha mikro melalui Teman Usaha Rakyat (TUR). TUR merupakan tim yang diberi tugas khusus untuk mendampingi peningkatan kelas UMKM.
“Kalau dalam Program Keluarga Harapan (PKH) ada Pendamping PKH, maka untuk pendampingan UMKM di Banyuwangi memiliki Teman Usaha Rakyat,” jelas Ipuk.
Selain itu, Ipuk juga menggelar kampanye UKS kepada siswa sekolah. Siswa SD dan SMP di desa ini melakukan program screening kesehatan pada anak yang dipusatkan di SDN 1 Kluncing. Di sana siswa remaja putri diperiksa kadar hemoglobin (HB) untuk mendiagnosis anemia. Mereka juga diberi tablet penambah darah untuk diminum bersama-sama.
BACA JUGA:
Job Fair Banyuwangi, Ada Lowongan Khusus Disabilitas
“Pemeriksaan HB agar para remaja putri bisa dideteksi sejak dini dan untuk memastikan mereka tidak menderita anemia. Siswa SD tadi juga kami beri obat cacing,” kata Ipuk.
Selain itu, Ipuk juga menjenguk ibu hamil beresiko tinggi, anak stunting, dan lansia sakit. Kunjungan ini memastikan warga dengan kondisi di atas mendapatkan penanganan kesehatan yang rutin dari petugas. [rin/but]






