Surabaya (beritajatim.com) – Sekjen Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Santri (LPES), Ubaidillah Amin (Gus Ubaid) ikut bersuara terkait tidak adanya sponsor dari BUMN untuk ajang balapan Formula E di Jakarta. Dia menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang biasa dan tidak perlu digiring ke arah politik.
“Ini sesuatu yang saya anggap biasa saja. Jangan digiring ke arah politik dan dibesar-besarkan,” ujar Gus Ubaid, Sabtu (4/6/2022).
Gus Ubaid melanjutkan segala seluk beluk BUMN tentu diketahui Menteri BUMN. Sementara, dia menilai sejak Erick Thohir menjabat, kinerja Kementerian BUMN semakin baik, transparan, akuntabel dan menguntungkan.
“Banyak yang harus BUMN bantu untuk hal-hal yang sifatnya berkelanjutan, seperti pemberdayaan dan peningkatan ekonomi UKM, pengembangan tempat wisata, beasiswa sekolah dan lainnya,” kata Gus Ubaid.
Tokoh muda NU ini mengatakan, ajang Formula E sudah banyak sponsor internasional. “Sebagai kacamata orang awam, saya pikir sudah lebih dari cukup. Apalagi, negara Indonesia akan punya hajatan besar sebagai presidensial G20, di mana fasilitas seperti wisata dan lainnya perlu disiapkan untuk ajang promosi menarik wisatawan berkunjung lagi ke negara indonesia. Agar devisa negara bertambah,” jelasnya.
“Saya pikir Pak Erick Thohir juga sangat tahu, kalau Formula E kurang diminati warga dunia. Ini berbeda dengan Formula 1 dan juga Moto GP, yang sangat diminati warga dunia dan secara bisnis jelas sekali hasilnya,” imbuhnya.
Sepeeri diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi alasan perusahaan pelat merah tidak menjadi sponsor dalam ajang balapan mobil listrik Formula E yang digelar 4 Juni 2022.
“Kita partisipasi di banyak tempat, ada G20, ada juga beberapa event yang sudah ditugaskan,” kata Erick.
Merujuk laman resmi Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E pada https://www.fiaformulae.com tercantum beberapa jenis sponsor, di antaranya sponsor utama, global, teknis hingga partner biasa.
Sebagai tuan rumah, banyak pula sponsor dari Indonesia yang terlibat langsung dalam balapan mobil listrik di bawah bendera FIA tersebut.
Meski Formula E tak mendapat dukungan sponsor dari perusahaan BUMN, ajang balapan mobil listrik itu dipastikan tepat berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
Sebanyak 22 pembalap dari 11 tim siap bertarung dalam seri ke-8 balap mobil listrik Formula E di Jakarta pada Sabtu (4/6/2022). (tok)






