Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko membuka Grebeg Suro 2023 pada Minggu (9/7/2023) malam di panggung utama Alun-alun Ponorogo. Grebeg Suro menjadi salah satu kegiatan ekonomi kreatif (ekraf) yang menjadikan Kabupaten Ponorogo naik kelas. Sebab, kegiatan tahunan di Bumi Reog ini, sangat berdampak positif pada peningkatan perekonomian.
“Ponorogo naik kelas, ekonomi tumbuh, otomatis rakyat sejahtera,” kata Sugiri Sancoko, ditulis Senin (10/7/2023).
Kang Giri sapaan Bupati Sugiri Sancoko mengungkapkan, di bidang pertanian, dia meyakini masyarakat sudah cukup untuk kepentingan perutnya. Namun, dia ingin meningkatkan derajat ekonomi agar Ponorogo naik kelas. Upaya yang dilakukan dengan memassifkan kegiatan ekraf, dan salah satunya melalui Grebeg Suro ini.
“Dengan naik kelas, maka PAD akan naik, ekonomi tumbuh, UMKM tumbuh dan pendidikan di Ponorogo semakin baik,” katanya.
BACA JUGA:
Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp1,9 M untuk Grebeg Suro 2023
Tidak melulu soal ekonomi, kegiatan Grebeg Suro 2023 ini, juga sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo untuk melestarikan budaya adi luhung peninggalan nenek moyang. Yakni seni Reog Ponorogo.
“Dengan Grebeg Suro ini, untuk memoles Reog untuk menambah value-nya. Sebagai upaya agar Reog mendunia, juga kita usulkan ke UNESCO menjadi warisan budaya tak benda,” ungkap Bupati yang murah senyum tersebut.
Bersama dengan wakil bupati (Wabup) Lisdyarita, periode kepemimpinan Sugiri yang tidak sampai 4 tahun itu, bakal dimaksimalkan. Pemkab Ponorogo saat ini sedang dalam proses membangun bangunan yang monumental. Yakni monumen Reog dan museum peradaban di Kecamatan Sampung.
“Bangunan yang nanti menjulang tinggi itu, sebagai wujud terimakasih kepada leluhur,” katanya.
BACA JUGA:
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Minta Calon Perangkat Desa Bersaing Secara Fair
Dalam pembukaan Grebeg Suro pada tadi malam itu, juga sebagi simbol pembukaan untuk 2 festival Reog. Yakni Festival Reog Remaja (FRR) dan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP), yang akan digelar mulai tanggal 10 hingga 17 Juli 2023.
Dalam kesempatan itu, juga dikembalikan piala bergilir 2 ajang festival itu, dari pemenang tahun lalu ke Pemkab Ponorogo. Yakni dari grup reog Singo Sumo Wicitro dari SMPN 2 Kauman untuk kategori FRR dan grup Reog Gajah Manggolo dari SMAN 1 Ponorogo di kategori FNRP. [ADV/end/beq]






