Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berencana membangun rumah sakit pendidikan untuk mendukung dibukanya Fakultas Kedokteran (FK) di Unesa.
FK Unesa sendiri telah membuka penerimaan mahasiswa baru. Ada 50 kuota yang disediakan bagi calon mahasiswa pada jalur mandiri tahun 2023 ini.
Rektor Unesa, Prof Nurhasan mengatakan pembukaan penerimaan mahasiswa baru di FK Unesa tersebut menyusul telah turunnya rekomendasi dari Kemenkes RI. Di sisi lain, sarana dan prasarana FK Unesa juga sudah tersedia.
Cak Hasan mengungkapkan bahwa untuk saat ini, gedung FK Unesa telah dilengkapi dengan 12 laboratorium. Karena itulah, untuk mendukungnya, Unesa berencana membangun rumah sakit pendidikan.
“Kami akan bangun rencananya tepat di samping danau Unesa. Desainnya sudah ada tinggal kami sinergikan dengan mitra termasuk para investor untuk merealisasikannya sesegera mungkin,” ujar Cak Hasan, Kamis (16/3/2023).
Ia menambahkan, FK Unesa berbeda dengan FK yang berada di kampus-kampus lain. Sebab, FK Unesa memiliki muatan lokal seperti konsentrasi bidang olahraga.”Jadi, 80 persen muatannya untuk kedokteran umum, dan 20 persennya berorientasi pada bidang keolahragaan,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unesa”]
Sebelumnya, gedung FK Unesa telah diresmikan oleh Wapres RI, Maruf Amin pada kunjungan kerjanya di Unesa. Di kesempatan itu, wapres meresmikan tiga gedung, di antaranya gedung Fakultas Kedokteran, Lab Anti Doping, dan Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN).
Wapres menilai, peresmian gedung tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Unesa untuk menghasilkan atlet-atlet berprestasi. Menurutnya, atlet harus dipersiapkan lewat desain besar olahraga nasional.
“Sebenarnya potensi kita besar seperti yang saya dengar informasinya. Tetapi banyak hal yang harus dibenahi salah satunya lewat Unesa ini yang menjadi sentra pembinaan dan menjadi sport science center,” ujarnya. [ipl/but]






