Kediri (beritajatim.com) – Pelatih kepala Inter Kediri, Budiardjo Thalib, mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali ke Kota Tahu. Namun, kali ini bukan untuk menangani Persik Kediri, melainkan Inter Kediri.
“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada teman media, saya datang kembali ke Kediri, tetapi bukan untuk Persik, tetapi untuk Inter Kediri. Alhamdulillah saya senang, bisa berkumpul kembali bersama keluarga saya di Kediri, termasuk teman media dan official, dan saya memimpin semua pemain enjoy, happy, antusias mengikuti latihan,” ujar Budiardjo Thalib, usai memimpin latihan untuk pertama kalinya.
Evaluasi Pemain dan Target di Inter Kediri
Budiardjo Thalib mengaku tidak ingin gegabah dalam menentukan strategi bagi timnya. Ia berharap bisa membawa kesuksesan seperti yang pernah ia raih bersama Persik Kediri.
“Saya tidak gegabah, saya juga bukan Tuhan. Tetapi saya berjanji dalam hati kecil saya, saya coba untuk apa yang menjadi, pernah saya lakukan untuk Persik Kediri, saya memulai di Inter Kediri. Mudah-mudahan apa yang menjadi pencapaian saya di Inter Kediri, mudah-mudahan bisa berhasil,” lanjut pelatih asal Makassar ini.
Terkait evaluasi pemain, Budiardjo menyebut bahwa 70 persen dari skuad Inter Kediri saat ini sudah cukup baik, tetapi masih ada 30 persen yang perlu diperbaiki, terutama di lini depan.
“Saya pikir 70 persen, kita harus berbenah untuk pemain yang ada. 70 persen yang bagus, dan 30 persen masih kurang. Paling utama striker. Kita sudah mendapatkan satu playmaker yang memang berpengalaman, dan saya tahu anak ini. Kita mencari winger, striker, dan pemain belakang yang menjadi panutan, serta gelandang bertahan yang mobile atau holding,” jelasnya.

CEO Inter Kediri Sambut Baik Kehadiran Budiardjo Thalib
CEO Inter Kediri, Tomi Ariwibowo, menyambut baik kehadiran Budiardjo Thalib. Ia berharap para pemain muda dapat menimba ilmu dari pelatih berpengalaman ini.
“Alhamdulillah dengan hadirnya coach Budiardjo Thalib, saya lihat teman-teman lebih semangat dan lebih kompak. Saya harapkan anak-anak yang muda itu bisa menyerap ilmunya Budiardjo, bisa menyusul senior-seniornya jadi pemain profesional,” kata Tomi.
Sebagai Ketua Askot PSSI Kota Kediri, Tomi juga menegaskan target Inter Kediri menjadi tuan rumah dalam kompetisi tersebut dan bisa lolos Liga 3.
“Memang kita sejak awal target bisa lolos Liga 3, mudah-mudahan, kita juga mengajukan tuan rumah,” tambahnya.
Perekrutan Pemain Baru untuk Perkuat Skuad
Menanggapi masukan dari pelatih terkait kebutuhan pemain di beberapa posisi, Tomi menjelaskan bahwa tim sudah merekrut beberapa pemain baru sesuai regulasi yang berlaku.
“Kita kan pemain yang ada, secara regulasi kan 5, kita sudah tambah tiga, kita akan tambah pemain yunior-yunior kita datangkan, biar diseleksi oleh Budiardjo. Kita sifatnya hanya mendatangkan, biar Budiardjo sendiri yang memilih,” ujar Tomi. [nm/but]






