Surabaya (beritajatim.com) – Keceriaan terpancar dari wajah siswa-siswi Pos PAUD Terpadu Ceria Bunda, RW 06 Kelurahan Semampir, Wonokusumo, Surabaya. Di tengah suasana bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, BRI Branch Office (BO) Kertajaya hadir membawa “kado” istimewa berupa bantuan sarana dan prasarana pendidikan senilai puluhan juta rupiah.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), bank pelat merah di bawah naungan BRI Regional 12 ini menyerahkan bantuan fasilitas belajar senilai Rp72.850.000. Bantuan tersebut mencakup televisi untuk sarana edukasi visual, kursi lipat, meja belajar, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Branch Manager BRI BO Kertajaya, Filipus Evan Adinda, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian BRI terhadap pendidikan anak usia dini yang merupakan fondasi utama masa depan bangsa.
“Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman, tapi juga interaktif dan menyenangkan. Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap semangat belajar anak-anak semakin berkobar,” ujar Filipus usai penyerahan bantuan secara simbolis, Sabtu (28/2/2026).
Tak hanya memberikan bantuan fisik, dalam kesempatan tersebut Filipus juga menekankan pentingnya literasi keuangan bagi anak-anak. BRI mengajak para orang tua dan guru untuk mulai memperkenalkan konsep menabung dan menghargai nilai uang sejak usia dini.
Menurutnya, karakter disiplin dan tanggung jawab finansial harus dibentuk sedini mungkin. BRI pun menyediakan berbagai produk simpanan khusus pelajar yang dirancang untuk membantu anak-anak memiliki kesiapan finansial di masa depan.
“Kolaborasi antara institusi pendidikan, orang tua, dan BRI akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga bijak dalam mengelola keuangan,” tambahnya.
Aksi sosial yang dilakukan secara berkala ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang. Penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh staf BRI BO Kertajaya serta para pendidik PAUD Terpadu Ceria Bunda yang menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah nyata memajukan pendidikan di wilayah Wonokusumo.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat berkelanjutan dan menjadi langkah kecil menuju masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak kita,” tutup Filipus.[rea]






