Sidoarjo (beritajatim.com) – Call Center 112 Kabupaten Sidoarjo mendapatkan laporan menarik yang melibatkan seorang warga, Senin (31/7/2023). Seorang nenek mengalami masalah dengan cincin.
Fadli warga Pilang, Kecamatan Wonoayu menelepon Call Center 112. Laporannya bahwa cincin Karomin (64) neneknya, tidak bisa dilepas dari jarinya dan membuat jari neneknya membengkak.
Mendapatkan laporan, Tim Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Sidoarjo langsung datang. Di lokasi, petugas berusaha untuk mengatasi situasi ini dengan hati-hati dan cermat agar tidak menyebabkan cedera atau kerusakan pada cincin dan jari nenek Karomin.
S salah satu petugas Damkar mengatakan perlu waktu beberapa saat bagi petugas untuk mengevaluasi kondisi cincin dan mencari solusi terbaik. “Kami akhirnya berhasil melepaskan cincin dengan menggunakan teknik khusus dan alat medis yang sesuai,” ujarnya.
BACA JUGA:
BPPD Sidoarjo: Uang Pajak untuk Pembangunan Infrastruktur
Setelah kejadian ini, pihak Call Center 112 Sidoarjo mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan berjaga-jaga dalam menggunakan perhiasan. Jika mengalami situasi darurat atau keadaan yang memerlukan bantuan segera, masyarakat diharapkan untuk segera menghubungi Call Center 112 untuk mendapatkan bantuan yang cepat dan profesional.
“Laporan ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan perhiasan dan selalu siap menghadapi berbagai situasi darurat. Mari saling berbagi informasi dan peduli terhadap keselamatan diri dan sesama,” ucap petugas call center 112 Kabupaten Sidoarjo. [isa/but]






