Ponorogo (beritajatim.com) – Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ponorogo melakukan evakuasi terhadap warga Ponorogo yang meninggal dunia tercebur sumur. Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.
Korban yang bernama Sarjono ditemukan oleh keluarga dan tetangganya dalam keadaan tak bernyawa berada di dalam sumur. Diduga, korban terpeleset ke dalam sumur saat hendak mengambil air wudhu untuk menunaikan salat subuh.
“Tadi pagi kami melakukan evakuasi salah satu warga Desa Tegalombo yang meninggal dunia tercebur sumur,” kata salah satu anggota TRC BPBD Ponorogo, Aris Ahmadi, Rabu (18/12/2024) siang.
Menurut informasi yang dihimpun beritajatim.com, insiden ini pertama kali diketahui oleh istri korban, Rohmiyatin. Ia mengatakan bahwa suaminya meninggalkan rumah sekitar pukul 04.15 WIB. Rohmiyatin awalnya mengira Sarjono pergi ke masjid untuk melaksanakan salat subuh.
“Awalnya istri mengira korban ke masjid. Tetapi tak kunjung pulang, hingga akhirnya meminta tetangga untuk membantu mencari korban,” katanya.
Dalam pencariannya itu, sang istri menemukan sandal korban di dekat sumur yang berada di belakang rumah. Merasa ada yang tidak beres, Rohmiyatin meminta bantuan tetangga untuk memeriksa sumur tersebut.
Setelah diperiksa, mereka mendapati Sarjono sudah berada di dasar sumur. Temuan ini langsung dilaporkan ke Polsek Kauman, yang kemudian menghubungi BPBD Ponorogo untuk melakukan evakuasi.
TRC BPBD Ponorogo menggunakan sejumlah alat bantu, untuk mengangkat korban dari dalam sumur yang memiliki kedalaman sekitar 10 meter dengan tinggi air mencapai 5 meter. Proses evakuasi korban itu, memerlukan waktu sekitar 2 jam.
Diameter bibir sumur yang kecil, menjadi kendala tersendiri saat evakuasi. Usai berhasil dievakuasi ke daratan, jasad korban pun langsung dilakukan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Sampai di lokasi kejadian, TRC langsung memasang peralatan untuk evakuasi. Butuh waktu 2 jam, untuk mengangkat korban keluar dari dalam sumur,” tutup Aris. [end/beq]






