Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 1900 rumah rusak sedang dan 6000 rusak ringan akibat gempa bumi 2021 diusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendapatkan bantuan. Demikian diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Malang, M Nur Fuad Fauzi, Selasa (23/5/2023).
“Korban yang rumahnya rusak ringan dan sedang tetap kita usulkan kembali ke BNPB untuk mendapatkan bantuan dari pusat,” tegas Fuad.
Fuad merinci, 1900 rumah rusak sedang dan 6000 unit rumah rusak ringan itu tersebar di 32 kecamatan di Kabupaten Malang, kecuali Kecamatan Karangploso. “Sesuai janji pemerintah pusat, korban bencana gempa bumi 2021 seluruhnya akan diberi bantuan,” ujar Fuad.
BACA JUGA:
988 Korban Gempa di Malang Terima Bantuan Rp 50 Juta
Menurut Fuad, untuk rusak berat ada 993 unit, masing masing dibantu Rp 50 juta. Sedianya rumah rusak sedang dibantu Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta. Bantuan untuk rumah rusak sedang dan ringan akan didistribusikan, usai pembagian bantuan rusak berat tuntas.
“Setelah selesai distribusi bantuan bagi rusak berat, target kami akhir Juni sudah selesai,” ujar Fuad mengakhiri. [yog/suf]






