Malang (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengimbau warga di perbukitan mewaspadai potensi bencana tanah longsor. Ini mengingat sebentar lagi musim penghujan akan tiba.
“Masyarakat di daerah perbukitan dan pegunungan agar memantau akan adanya potensi tanah longsor,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Malang, Sadono Irawan, Rabu (15/11/2023).
Sadono menjelaskan, bencana tanah longsor bisa dideteksi lebih awal dengan melihat beberapa tanda di lingkungan sekitar. Seperti kemunculan rekahan baru di permukaan tanah.
BACA JUGA:
Fenomena Barcode Korea, Polres Malang Imbau Orangtua Awasi Anak
“Bisa diketahui lebih dahulu tanda-tandanya dengan adanya rekahan baru dan titik mata air baru di lingkungan masing masing,” tegasnya.
Sadono menyebut, adanya mata air baru itu cenderung disebabkan lingkungan dan tanah di sekitar tidak mampu menahan resapan imbas hujan yang terjadi terus menerus.
BACA JUGA:
Sepekan Ujian SKD CASN 2023 di Malang, 626 Peserta Tidak Hadir
“Maka kondisi seperti itu perlu diwaspadai, karena rawan terjadi tanah longsor,” imbuhnya.
Di antaranya di wilayah Kecamatan Pujon, Ngantang, Kasembon, Bantur, Pagak, Tirtoyudo dan Ampelgading serta sejumlah kecamatan lain di wilayah Kabupaten Malang. [yog/beq]






