Pamekasan (beritajatim.com) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi, memberikan suntikan motivasi penuh kepada skuat Laskar Sape Kerrab menjelang laga krusial menghadapi Bali United FC pada pekan ke-31 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan.
Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Madura United yang tengah berjuang keras menjauh dari ancaman zona degradasi.
Dalam situasi kompetisi yang semakin ketat, Achsanul Qosasi atau yang akrab disapa AQ menegaskan bahwa tim harus tetap fokus pada dua hal utama: usaha maksimal dan doa.
“Saat ini kita hanya punya dua syarat: berusaha dan berdoa. Insya’ Allah kita akan diberi jalan. Karena kita kuat, kita tidak sakit dan tidak menyakiti,” ungkap AQ.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga mentalitas dan sikap profesional, baik ketika tim kehilangan poin maupun saat meraih kemenangan.
“Ketika kita kehilangan poin, kita tidak menyalahkan siapa pun. Ketika kita meraih poin, kita pun tidak merasa jumawa. Karena keduanya adalah fondasi dasar dalam sebuah kompetisi,” tegasnya.
Menurut AQ, perjuangan Madura United musim ini bukan hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga bentuk dedikasi bagi masyarakat Madura.
“Sepak bola Madura ini bukan untuk gagah-gagahan, semua yang kita lakukan adalah untuk Madura,” imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa klub harus tetap menjadi simbol kebanggaan daerah yang diperjuangkan bersama seluruh elemen tim.
“Apapun yang terjadi, kami akan tetap berdiri tegak untuk Madura. Semua pemain bisa datang dan pergi, tetapi klub ini akan tetap ada. Sehingga seluruh elemen tim harus bersatu dan berjuang menyelamatkan tim dari degradasi,” sambung AQ.
Achsanul Qosasi juga menyerukan persatuan total di internal tim demi memastikan Madura United mampu bertahan di kasta tertinggi kompetisi nasional.
“Kali ini, kalian harus membantu Madura agar semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Jaya dan bersatulah, Madura-ku,” pungkasnya. [pin/beq]






