Pamekasan (beritajatim.com) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi meminta seluruh Bonek, agar tidak datang ke Madura, guna memberikan dukungan langsung terhadap tim kesayangan, Persebaya Surabaya, Minggu (17/9/2023) mendatang.
Tim berjuluk Bajul Ijo dijadwalkan bertandang ke markas Laskar Sape Kerrab, pada pekan ke-12 lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1 2023-2024 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura.
Permintaan tersebut bukan tanpa alasan, seiring dengan adanya surat PT LIB Nomor: 225/LIB-COR/VI/2023 tertanggal 2 Juni 2023 lalu. Seluruh pertandingan sepak bola nasional termasuk kompetisi dan play off tidak dapat dihadiri oleh supporter klub tamu.
Hal tersebut tentunya juga berlaku untuk laga Derby Jawa Timur, bertajuk Derby Suramadu, antara Madura United menjamu Persebaya. “Sebagai adik, kami mohon Bonek jangan datang bertamu. Bukan karena kami tidak mau, tapi karena kami ingin belajar patuhi aturan,” kata Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring medsos pribadinya, Senin (11/9/2023).
Baca Juga: Achsanul Qosasi: Sepakbola adalah Alat Pemersatu Bangsa
“Saat juara 1996-1997, saya ada di Tambaksari (Surabaya). Tahun 1996, saya di Stadion Utama Senayan (Jakarta) dengan kaos ‘Kami Haus Gol Kamu’,” sambung pria yang akrab disapa AQ.
Tidak hanya itu, ia juga sangat berharap kedua suporter tidak terprovokasi dengan beragam info miring media sosial. “Suporter Persebaya, juga banyak dari Madura, termasuk saya. Laga ini jangan sampai terpengaruh provokasi medsos,” tegasnya.
“Persaudaraan (antara Bonek dengan Madura Bersatu) telah tercermin dalam ‘Jembatan Silaturrahim Suramadu’. Salam sepakbola indah bersahabat,” pungkasnya. [pin/ted]






