Pamekasan (beritajatim.com) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi menyoroti kepemimpinan Wasit Ridwan Pahala usai timnya gagal mendapatkan poin kala bertandang ke markas Borneo FC, pada lanjutan Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (22/11/2025).
Pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab harus mengakui kekalahan dari tuan rumah Pesut Etam dengan skor tipis 1-0. Sekalipun pada laga tersebut, Madura United seyogyanya memiliki peluang emas, sayang eksekusi penalti Jordy Wehrmann gagal membuahkan gol.
“Kalian sudah menyajikan permainan yang bagus, ucapkan selamat kepada Borneo, dan juga sampaikan salam silaturahmi kepada wasit. Keputusan wasit membuat kemenangan Borneo agak ternoda,” kata Achsanul Qosasi, dikutip di salah satu komentar media sosial (medsos) resmi Madura United, Minggu (23/11/2025).
Sebelumnya Pelatih Madura United FC, Carlos Periera menilai kegagalan timnya meraih poin akibat gagal memaksimalkan peluang menjadi gol. Sekalipun secara kolektif, permainan timnya sudah menunjukkan peningkatan performa.
Memang pada laga antara Borneo versus Madura United, Wasit Ridwan Pahala beberapa kali mengeluarkan keputusan kontroversial khususnya bagi tim tamu. Di antaranya tidak memberikan kartu apapun atas pelanggaran keras kedua Kei Hirose kepada Paulo Sitanggang.
Termasuk ketika Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata melakukan pelanggaran keras kepada Striker Madura United Aji Kusuma di area penalti. Bahkan pelanggaran tersebut tidak mengakibatkan kartu apapun, sekalipun jenis pelanggaran relatif keras.
Terlebih sejauh ini, Wasit Ridwan Pahala memang memiliki track record kurang baik ketika memimpin sebuah pertandingan. Satu di antaranya saat memimpin laga Sumut FC versus Persiraja Banda Aceh pada Liga 2 2023-2024, dan berakibat sanksi dari PSSI.
Dari hasil tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu masih tertahan di posisi tengah klasemen, tepatnya di posisi 12 klasemen dengan torehan 13 poin berkat hasil 3 kali menang, 4 kali imbang dan 5 kali kalah. Mereka baru mencetak 10 gol dan kebobolan sebanyak 13 gol dari 12 laga yang dijalani.
Selanjutnya, mereka akan kembali menghadapi laga berat menghadapi tim kuat lainnya, yakni Persib Bandung, di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (30/11/2025) mendatang. [pin/but]






