Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Carlos Eduardo Biasi Parreira menilai timnya masih mengalami kesulitan memanfaatkan beragam peluang untuk dituntaskan menjadi gol, khususnya dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi domistik, Super League 2025-2026.
Hal tersebut disampaikan usai timnya gagal meraih poin akibat kekalahan 1-0 dari tuan rumah Borneo FC, pada lanjutan Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (22/11/2025). Sebiji gol Pesut Etam ke gawang Laskar Sape Kerrab dicetak Douglas Continho pada menit 88′.
Seyogyanya, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab memiliki peluang emas mencetak gol. Namun eksekusi penalti Jordy Wehrmann pada menit 74′, gagal dikonversi gol. Termasuk sekitar 6 peluang emas sepanjang waktu normal juga gagal membuahkan hasil.
“Ketika bermain melawan tim besar yang menempati puncak klasemen, kita harus bisa memaksimalkan beragam peluang untuk mencetak gol. Artinya ketika memiliki peluang harus tercipta gol jika ingin memenangkan pertandingan,” kata Carlos Parreira.
Meski gagal menambah poin, juru taktik berkebangsaan Brasil tetap optimistis dengan performa yang ditunjukkan anak asuhnya. “Ini bagian dari proses, dan kami hanya berlatih dengan tim dalam beberapa hari. Kami yakin kedepan akan meningkat, dan kami sangat senang dengan apa yang kami lihat pada laga ini,” ungkapnya.
“Secara kolektif kami rasa sudah bermain sangat baik di pertandingan ini, sekalipun seharusnya kami pantas pulang dengan hasil yang lebih baik (meraih poin). Terpenting semangat juang para pemain tetap dan selalu meningkat,” pungkasnya.
Dari hasil tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu masih tertahan di posisi tengah klasemen, tepatnya di posisi 12 klasemen dengan torehan 13 poin berkat hasil 3 kali menang, 4 kali imbang dan 5 kali kalah. Mereka baru mencetak 10 gol dan kebobolan sebanyak 13 gol dari 12 laga yang dijalani.
Selanjutnya, mereka akan kembali menghadapi laga berat menghadapi tim kuat lainnya, yakni Persib Bandung, di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (30/11/2025) mendatang. [pin/aje]






