Washington (beritajatim.com) – Sindrom kekalahan tim Eropa pada matchday kedua yang menyerang Paris Saint-Germain dan Chelsea terbukti tidak berlanjut. Setelah Bayern Munchen mengalahkan Bica Boca Juniors kemarin, dini hari tadi giliran Borussia Dortmund dan Inter Milan yang memetik tiga poin.
Kemenangan dua tim finalis Liga Champions di dua musim terakhir itu diraih secara dramatis. Di TQL Stadium, Ohio, BVB mengalahkan Mamelodi Sundowns 4-3.
BVB sempat tertinggal 0-1 pada menit kesebelas via Lucas Ribeiro. Tetapi, mereka sanggup mencetak 4 gol balasan melalui Felix Nmecha (16′), Serhou Guirassy (34′), Jobe Bellingham (45′), dan bunuh diri Khuliso Mudou (60′).
Mamelodi Sundowns sempat nyaris menyamakan kedudukan karena mampu mencetak dua gol lagi via Iqraam Rayners (62′) dan Lebo Mothiba (90′). Untungnya, gol keempat mereka tidak tercipta hingga wasit asal Paraguay Gabriel Benitez meniup peluit panjang.
“Laga yang luar biasa. Dua tim sama-sama memiliki tekad kuat untuk menang,” ujar der trainer BVB Niko Kovac dikutip AP.
Setali tiga uang dengan Inter. Di Lumen Field, Washington, Nerazzurri menorehkan kemenangan 2-1 atas Urawa Reds setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu oleh gol Ryoma Watanabe (11′).
Tetapi, Inter bangkit pada babak kedua. Kapten Lautaro Martinez menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Comeback Inter disempurnakan oleh gol Valentin Carboni (90+2′).
“Kami selalu yakin untuk menang hingga detik-detik terakhir. Aku bangga karena kami mengalahkan tim tangguh seperti Urawa Reds,” papar allenatore Inter Cristian Chivu.
Kemenangan tersebut merupakan debut bagi BVB dan Inter di Piala Dunia Antarklub kali ini setelah hasil seri pada matchday pertama. Dua tim tersebut bisa lolos ke 16 besar jika menang pada matchday pemungkas. BVB akan melawan Ulsan HD sedangkan Inter akan meladeni River Plate. Dua laga itu digelar 26 Juni. (dio)






