Surabaya (beritajatim.com) – Bonek mengkritisi cara pelatih Persebaya Aji Santoso dalam merekrut pemain. Sebab, Aji dinilai banyak merekrut pemain muda namun kualitasnya tak jelas.
“Pemain muda tidak masalah tapi jangan pemain muda yang tidak jelas kualitasnya dan dimainkan, akhirnya Persebaya sendiri yang terpuruk,” ujar Koordinator Suporter Tribun Green North, Husin Ghozali, Kamis (16/3/2023).
Husin menegaskan pelatih dan manajemen Persebaya jangan lagi seperti memilih kucing dalam karung. Kualitas harus menjadi pertimbangan utama.
“Mengambil pemain juga dengan pertimbangan yang matang bukan hanya pemain yang kerap kali trial ke negara lain namun sampai di Indonesia kualitasnya tidak mampu mengimbangi dengan pemain Liga 1 lainnya,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Cong ini.
Baca Juga:
Bonek Soroti Aji Santoso: Lemah Cari Pemain Berkualitas
Hal ini tidak hanya berlaku untuk pemain lokal saja namun juga asing. Cak Cong menilai kelemahan Persebaya dalam beberapa musim belakangan adalah striker asing yang kualitasnya tak bisa diharapkan lagi.
“Persebaya memang tidak punya Dirtek untuk memantau kualitas dan bibit pemain ya hasil pencarian pemain hanya berdasarkan pengamatan youtobe. Buktinya banyak gagalnya seperti dulu Wilkson, Amido Balse, Arsenio Valport, Silvio Junior semua gagal,” imbuhnya.
Harusnya, kata Cak Cong, sebagai pelatih kepala Aji Santoso mulai mengubah cara perekrutan pemain asing. Pilih yang benar-benar berkualitas, bukan atas dasar pertimbangan pribadi.
Baca Juga:
Bonek Luapkan Rasa Kecewa, Aji Santoso Anggap Wajar
“Aji jangan seenaknya sendiri, harus berdasarkan kualitas, kalau gitu pengamatan suporter juga nggak kalah jeli,”imbuhnya.
Sebelumnya kualitas pemain Persebaya Surabaya dimusim 2022/2023 ini memang menjadi sorotan para pendukungnya. Bukan lagi siapa namun kualitas apa yang diberikan untuk Persebaya jauh dari eskpetasi para pendukungnya.
Hasilnya target yang digembar-gemborkan kini dipertanyakan oleh para suporter. Enam kali menang tanpa kekalahan namun sayangnya tak diimbangi dengan pertandingan berikutnya.
Alhasil, hingga pekan ke-30, Persebaya sudah lima kali tanpa kemenangan. [way/beq]






