Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu koordinator Bonek dari Green North atau Tribun Utara, Saiful Antoni yang kerap disapa Capo Ipul masuk ke dalam lapangan Stadion Gelora Joko Samudro, Senin (13/3/2023). Dia masuk lapangan usai pertandingan Persebaya vs Persib berakhir.
Tanpa didampingi oleh siapapun, Capo Ipul pun meneriakkan rasa ketidakpuasan. Rasa kecewa atas hasil dari 5 pertandingan terakhir Persebaya putaran kedua BRI Liga 1.
Ketika masuk ke dalam stadion, Capo Ipul terlihat meneriakkan kekecewaanya kepada pelatih Persebaya Aji Santoso dan Manajer Persebaya Surabaya Yahya Alkatiri. Kekecewaan juga disampaikan ke beberapa pemain yang melintasi lapangan. Misalnya M Hidayat dan Kapten tim Persebaya Alwi Slamat.

Menyikapi kejadian itu, Aji Santoso mengatakan suatu hal yang wajar dilakukan suporter yang mencintai tim kebanggaanya. Tetapi tidak ada tim sepak bola yang menginginkan kekalahan dalam setiap pertandingannya.
“Wajar jika mereka meluapkan bentuk kecintaan Bonek. Tetapi di tim ini tidak ada yang tidak ingin menang. Semua ingin menang. Tapi kejadian ini menjadi instropeksi bagi kami,” ungkap Aji Santoso.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Bukan hanya Capo Ipul yang meluapkan rasa kekecewaanya. Pemain Persib Bandung pun diberi pesan oleh salah satu Bonek untuk tidak terlalu lama melakuan anthem.
Bahkan salah satu pemain Jepang Persib, Daisuke Sato, meminta maaf. Dia mengajak salaman dengan salah satu koordinator suporter namun ditolak. [way/but]






