Gresik (beritajatim.com) – Suporter setia Persebaya Surabaya, Bonek, dipastikan tidak diperbolehkan hadir langsung di laga tandang melawan Persik Kediri pada lanjutan kompetisi Liga 1 besok malam (7/11), yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Gresik.
Larangan tersebut diumumkan oleh pihak kepolisian setempat bersama manajemen Persik Kediri selaku tuan rumah dengan alasan menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.
Surat imbauan larangan bernomor 077/LOC/PERSIK/XI/2025 perihal Larangan Kehadiran Suporter Tim Persebaya Surabaya telah dilayangkan oleh manajemen Persik kepada manajemen Persebaya dan ditandatangani oleh kepala LOC.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan potensi risiko yang dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya pertandingan.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan korlap suporter agar tidak mengerahkan anggotanya datang ke Stadion Gejos. “Suporter hanya dari tim kandang, sementara tim tamu dilarang hadir,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Perwira menengah Polri tersebut menambahkan, pada laga ini pihaknya akan menerjunkan 1.090 personel gabungan dari Polri, TNI, dan unsur terkait. “Semua personel gabungan sudah bersiaga sejak siang hari hingga pertandingan berakhir,” imbuhnya.
Selain menyiagakan personel di sekitar Stadion Gejos, Polres Gresik juga berkoordinasi dengan kepolisian di wilayah perbatasan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kedatangan suporter tamu, mengingat jarak antara Gresik dan Surabaya cukup dekat. Aparat gabungan akan memperketat pengawasan dan tidak segan menindak suporter yang nekat datang ke stadion. [dny/kun]






