Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster terkesima dengan atmosfer suporter di Stadion Gelora Bung Tomo. Apalagi dua suporter yakni bonek dan The Jak mania bisa menjadi satu dalam stadion.
Dikatakan pelatih berwarganegara Irlandia Utara ini antusias suporter di laga Big Match melawa Persija Jakarta diluar ekspetasinya.
Diakui Munster sudah seharusnya suporter Indonesia saling suport dan mendukung tim kebanggaanya saat bermain tanpa ada kericuhan atau rasisme.
“saya senang melihat Bonek dan The Jak bisa bersatu dalam satu pertandingan. Memang sudah seharusnya supporter bisa saling mendukung tim kebanggaannya saat bermain,”ungkap Munster.
Di akui selama melatih di Indonesia, atmosfer suporter di setiap liga hingga timnas Indonesia selalu berbeda, fanatisme disetiap tim selalu besar.
” Inilah kondisi sepakbola di Indonesia, supporternya sangat fanatik, tidak hanya Persebaya. Saya harap Bonek juga bisa mendukung Persebaya saat berlaga tandang,”imbunya.
Hal senada diungkap Carlos Pena, pelatih Persija Jakarta ia mengatakan jika suporter yang datang dipertandinga Persebaya melawan Persija Jakarta ini bisa akur dan bersamaan mendukung tim tanpa ada hal-hal negative.
Tentu hal ini bagus untuk kemajuan sepak bola Indonesia, dan memang seharusnya suporter tim di Indonesia harus seperti ini supaya sepak bola di tanah air ini lebih berkembang.
“Bagus kedua suporter ada di satu stadion, datang bersamaan membuat situasi menjadi makin menarik dan pemain termotivasi ini tentu semakin membuat sepak bola indonesia berkembang lebih baik,” ungkapnya.
Sebelumnya terlihat di perwakilan dari The Jak Mania dan Bonek membentangkan spanduk bertuliskab Football For Peace dan berkeliling ke stadion untuk mengkampanyekan kedamaian. (way/ted)






