Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengonfirmasi bahwa penyerang anyar Bruno Paraiba tengah menjalani proses pemulihan cedera setelah mendadak menghilang dalam laga kontra Bhayangkara FC. Sang juru taktik menegaskan kondisi skuad Green Force saat ini sedang tidak berada dalam kekuatan penuh akibat kendala fisik pemain.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab keresahan suporter mengenai absennya sejumlah pilar penting dalam beberapa pertandingan terakhir. Meski tidak menyebut nama secara spesifik, publik mengaitkan pengumuman tersebut dengan hilangnya nama Bruno dalam daftar susunan pemain.
“I percaya bahwa para pemain akan mencoba melakukan yang terbaik. Sayangnya, kita tidak 100 persen,” ujar pelatih asal PSM Makassar tersebut pada Rabu (18/2/2026).
Tavares mengakui tantangan berat tengah menghantam timnya yang kini harus berjuang dengan komposisi skuad yang terbatas. Faktor kesehatan dan pemulihan pasca-pertandingan menjadi fokus utama tim pelatih agar Persebaya tetap kompetitif di jalur juara.
“Kami memiliki beberapa pemain yang sakit, beberapa lainnya cedera, tetapi kami akan mencoba melakukan yang terbaik,” lanjutnya menegaskan komitmen tim.
Absennya Bruno Paraiba memicu perbincangan hangat karena sang pemain diketahui memiliki riwayat cedera serius pada bagian kaki. Striker baru ini tercatat pernah mengalami robek ligamen engkel lateral yang memerlukan perhatian medis intensif.
Padahal, Bruno baru saja mencatatkan debut yang sangat impresif saat Persebaya bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 lalu. Masuk sebagai pemain pengganti pada 25 Januari 2026, ia langsung menunjukkan ketajamannya dengan menyumbang satu gol.
Penampilan perdana yang berlangsung selama 19 menit itu sempat memberikan harapan besar bagi lini depan tim asuhan Bernardo Tavares. Harapan publik untuk memiliki mesin gol baru kini harus tertunda akibat masalah kebugaran yang menimpa sang pemain.
Tercatat sejak laga debut tersebut, pemain asal Brasil ini sudah melewatkan empat pertandingan berturut-turut bersama Persebaya Surabaya. Kondisi ini membuat kedalaman skuad Green Force mendapatkan ujian serius di tengah jadwal kompetisi yang padat. [way/beq]






