Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah tiga hari dirawat di rumah, sakit istri pemilik rumah yang meledak akibat bom ikan meninggal dunia. Istri pemilik rumah ini bernama Tutik yang tutup usia pada umur 51 tahun.
Tutik meninggal di RSUD Dr Soetomo Surabaya, pada Selasa (18/10/2022) malam. Dia menghembuskan nafas trakhirnya pada pukul 21.30 WIB.
“Korban meninggal di rumah sakit di Surabaya sekitar pukul 21.30 WIB. Korban mengalami luka bakar yang sangat berat, mencapai 80 persen,” kata Kapolsek Keboncandi, AKP Eko Agus Susanto, Rabu (19/10/2022).
Sebelemunya Tutik sempat dirawat di RSUD Dr Soedarsono, Kota Pasuruan setelah kejadian bom meledak. Kondisi Tutik yang mengalami luka parah sehingga kemudian dilarikan di RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Namun, belum terhitung 24 jam, Tutik, Istri Hasim pemilik rumah yang terkena bom meledak tak bisa diselamatkan lagi. Jenazah Tutik langsung dipulangkan ke rumah duka yang terletak di Dusun Bajangan Kulon, Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.
“Jenaza korban langsung dipulangkan ke rumah duka pada dini hari tadi. Jenaza korban sampai di rumah duka sekitar pukul 02.00 WIB,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
Setelah itu pada Rabu (19/10/2022) pukul 10.00 WIB, jenazah korban mulai dikebumikan. Terlihat banyak para kerabat dan tetangga yang turut berduka.
Namun suami korban tak terlihat di kediamannya ataupun di makam istrinya yang terletak tak jauh dari rumah. Diketahui Hasim telah menghilang saat tim dari Polda Jatim mendatangi rumahnya. [ada/but]






