Surabaya (beritajatim.com) – Mungkin masih banyak sekali masyarakat yang selama ini bertanya-tanya, apakah boleh menelan sperma? Apakah mengoleskan sperma dapat membuat kulit lebih terawat? Hingga apa dampak yang diperoleh ketika seseorang melakukannya?
Seperti kita tahu, banyak orang yang melakukan beragam cara untuk menyalurkan hasrat seksualnya, termasuk perihal menelan sperma. Aktivitas ini kerap dianggap memberikan manfaat bagi kesehatan.
Beberapa di antaranya dipercaya untuk menambah asupan protein, sehingga dapat memperkuat tulang, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, hingga memperlancar pencernaan. Ada juga yang percaya jika mengoleskan sperma pada kulit dapat mengatasi masalah jerawat dan penuaan dini.
Secara medis, hal tersebut dianggap sebagai mitos semata. Karena sampai saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan seperti demikian. Andaikan hal tersebut merupakan suatu kebenaran atau fakta, mungkin akan ada banyak pria yang menjual spermanya.
Pada dasarnya, sperma memang mengandung nutrisi. Mulai dari protein, fructosa, zink, dan vitamin C. Bahkan juga ada kandungan antioksidan berjenis spermin. Meski begitu, bukan berarti menelan atau mengoleskan sperma sebagai masker lantas memberikan manfaat.
Yang perlu masyarakat ketahui juga, bahwa beragam jenis penyakit dapat menular melalui sperma. Seperti hepatitis B, hepatitis C, HIV/AIDS, Herpes, dan lain sebagainya. Tak sedikit juga orang yang alergi dengan sperma atau air mani. Terlebih jika dioleskan pada kulit wajah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”skincare”]
Padahal jika ingin wajah tampak lebih sehat dan segar, mengonsumsi makanan tinggi antioksidan lebih disarankan, seperti halnya buah dan sayur-sayuran. Selain itu, perlunya melalukan perawatan rutin, seperti pemakaian skincare sesuai tipe kulit.
Pola hidup yang sehat juga mampu melengkapi permasalahan kulit dan kesehatan lainnya. Mulai dari rutin olahraga, hindari konsumsi minuman keras dan rokok. Stres berlebihan juga perlu untu dihindari. Jadi, menerapkan pola hidup sehat jauh ebih efektif daripada menelan sperma atau mengoleskannya pada kulit. (Fyi/ian)






