Surabaya (beritajatim.com) – Boedi Prijosoeprajitno, SH., MSI., secara resmi menyatakan kesediaannya untuk maju sebagai Calon Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Timur masa bakti 2026-2030. Pengiriman formulir pendaftaran telah dilakukan ke Sekretariat KORMI Nasional pada 20 Januari 2026 sebagai langkah awal transformasi organisasi.
Boedi mengusung visi besar untuk mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang sehat, bugar, gembira, dan produktif melalui olahraga masyarakat yang inklusif. Langkah ini bertujuan mendukung pencapaian visi nasional menuju Indonesia Bugar 2045 dengan pendekatan yang lebih modern dan berkelanjutan.
Rekam jejak Boedi di dunia olahraga masyarakat teruji saat ia dipercaya menjadi Ketua Kontingen KORMI Jawa Timur pada ajang FORNAS di Jawa Barat tahun 2023. Di bawah kepemimpinannya, Jatim sukses mempertahankan peringkat kedua nasional dengan torehan gemilang 93 medali emas.
“Saya sudah berkordinasi dengan para KORMI Cabang dan Inorga di Jatim, Alhamdulillah dukungan mengalir dengan deras,” ujar Boedi, Kamis (22/01/2026). Dukungan luas dari berbagai elemen tersebut diakui Boedi menjadi suntikan semangat untuk segera memulai penguatan manajerial organisasi.
Kapasitas manajerial Boedi sebelumnya teruji saat mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Bapenda Jatim yang menegaskan kemampuannya dalam koordinasi lintas sektor. Sosoknya juga dikenal sebagai salah satu figur kepercayaan di lingkaran strategis pemerintahan selama kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Dalam misi kepemimpinannya, Boedi menekankan pentingnya penguatan tata kelola organisasi melalui peningkatan kualitas SDM bagi Induk Organisasi Olahraga (INORGA). Ia bertekad menyebarluaskan aktivitas fisik hingga ke tingkat akar rumput, termasuk di pelosok desa dan pondok pesantren.
Sinergi strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menjadi prioritas guna mengintegrasikan olahraga masyarakat dengan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif. Boedi berkomitmen menjadikan setiap kegiatan olahraga sebagai penggerak ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku UMKM di lapangan.
Salah satu target jangka pendek yang diusung adalah menyukseskan penyelenggaraan FORPROV III di Kabupaten Jember pada September 2026 mendatang. Selain itu, pelestarian olahraga tradisional sebagai warisan budaya bangsa tetap menjadi fokus utama dalam program kerjanya.
Di luar KORMI, Boedi juga aktif mengemban amanah sebagai Sekretaris Watimbang IKA Universitas Airlangga serta Ketua Bidang Hukum DEKOPINWIL Jatim. Keberagaman pengalaman ini diyakini akan memperkuat tata kelola administrasi dan integritas KORMI Jatim di masa depan. [tok/beq]






