Surabaya (beritajatim.com) – Seorang anak berusia 10 tahun berinisial IR meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Waduk Sambikerep, Surabaya, Selasa (10/3/2026).
Korban yang dilaporkan hilang oleh dua temannya itu akhirnya ditemukan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya dalam kondisi tidak bernyawa di dasar waduk.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengatakan peristiwa tersebut diduga bermula saat korban bermain dan berenang di waduk bersama teman-temannya sekitar pukul 12.25 WIB.
“Saat itu korban dilaporkan tenggelam dengan posisi tidak memakai baju dan hanya menggunakan celana pendek. Kami segera melakukan pencarian saat tiba di lokasi kejadian,” ujar Linda, Selasa (10/3/2026).
Petugas BPBD kemudian melakukan proses pencarian dengan metode penyelaman manual atau selulup ke dasar waduk.
Linda menjelaskan, korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari titik awal ia dilaporkan tenggelam.
“Sebagai korban sudah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia, dengan kondisi masih didasar waduk kurang lebih jarak 3 meter dari posisi awal tenggelam,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo Surabaya dengan didampingi pihak keluarga.
“Pihak keluarga sudah di lokasi kejadian saat korban ditemukan, selanjutnya jenazah dibawa ke kamar jenazah dr. Soetomo menggunakan ambulan,” ucapnya.
BPBD Kota Surabaya mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak bermain atau berenang di sungai maupun waduk tanpa pengawasan orang dewasa.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi situasi berbahaya.
“Apabila terjadi kondisi darurat, masyarakat dapat segera meminta bantuan petugas melalui Call Center 112 atau nomor layanan 081131112112 untuk mendapatkan penanganan darurat secara cepat dan tepat,” pungkasnya. [rma/beq]






