Blitar (beritajatim.com) – Nekat membobol rumah anggota TNI, maling di Blitar babak belur dihajar warga. Tingkah maling berinisial ES itu kepergok.
ES mencoba membobol rumah milik Chandra Mahardiana, anggota TNI Kodim 0808 Blitar yang berada di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Aksi nekat ES itu ternyata ketahuan.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/02/23) sore lalu. Pada saat beraksi, ES dan rekannya dipergoki oleh pemilik rumah yakni Chandra Mahardiana.
Kedua pelaku mencoba melarikan diri ke jalan raya. Apes, keduanya ditangkap warga dan dihajar beramai-ramai.
“Korban curiga karena ada bekas dobrakan di pintunya. Hingga akhirnya mengejar dua orang terduga pelaku. Nah, ES tertangkap dan sempat menjadi bulan-bulanan massa,” kata Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono, Senin (27/02/23)
Menurut Udiyono, awalnya Chandra Mahardiana yang baru saja pulang kerja melihat pintu rumahnya rusak. Anggota Kodim 0808 Blitar itu curiga rumahnya disatroni maling.
Chandra Mahardiana berusaha mencari keberadaan maling tersebut. Anggota Kodim 0808 Blitar itu akhirnya menemukan pelaku dan mengejarnya.
Nahas bagi ES, dirinya tertangkap warga dan langsung dihujani pukulan. Maling asal Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar itu akhirnya babak belur.
“Dua pelaku melarikan diri dan ditangkap warga hingga dihajar dan babak belur,” jelasnya.
Baca Juga: Blitar Selatan Akan Memisahkan Diri, Sutojayan atau Lodoyo Jadi Pusat Pemerintahan
Pelaku pencurian bisa diselamatkan oleh polisi, sehingga tidak sampai meninggal dunia. Dari lokasi kejadian polisi juga menemukan sepeda motor yang diduga digunakan oleh kedua pelaku pencurian.
Polisi kini juga masih memburu satu lagi pelaku pencurian yang hingga kini masih buron. Sementara pelaku ES telah dibawa polisi ke Mapolres Blitar.
“Iya benar, korban adalah anggota Koramil/Kodim 0808. Ini kami sedang selidiki lebih lanjut untuk barang yang mungkin hilang dan sebagainya,” paparnya.
Hingga kini kasus pembobolan rumah anggota TNI Kodim 0808 Blitar tersebut masih diselidiki oleh Polres Blitar. Polisi juga masih memburu satu pelaku lainnya yang hingga kini masih kabur.
“Iya ini masih kita buru satu pelaku lainnya yang melarikan diri,” pungkasnya. [owi/beq]






