Surabaya (beritajatim.com) – BNN (Badan Narkotika Nasional) Surabaya merehabilitasi 16 pengunjung Diskotik Ibiza Club Surabaya yang terbukti mengkonsumsi Amfetamin. Perlu diketahui, BNN Surabaya melakukan tes urine di Diskotik yang bertempat di Gedung Andhika Plaza, Jalan Simpang Dukuh No. 38-40 yang Minggu (12/03/2023) dini hari.
Humas BNN Surabaya, dr Singgih Widi Pratama saat dikonfirmasi Beritajatim.com, menjelaskan jika ke 16 orang yang terdiri dari 12 laki-laki dan 4 perempuan tersebut telah menjalani assessment. Mereka terbukti tidak terlibat jaringan narkoba.
“Setelah dilakukan pemeriksaan medis dan hukum dalam kurun waktu 3×24 jam. Dapat disimpulkan bahwa ke-16 orang hasil razia di Diskotik Ibiza Club Surabaya dinyatakan sebagai penyalahguna narkotika dan tidak terlibat jaringan,” ujar Singgih, Rabu (15/03/2023).
Baca Juga: Diskotik Ibiza Akui Belasan Pengunjung Terjaring Razia BNN Surabaya
Singgih menambahkan jika ke 16 orang dirazia BNN Surabaya akan direhab di dua tempat yang berbeda. Yakni di LRKM yayasan Bambu Nusantara Surabaya di Jalan Ngagel Madya dan di yayasan LRPPN Surabaya di Jalan Darmo Permai.
“6 laki-laki di LRKM Yayasan Bambu Nusantara Surabaya dan 10 orang (6 Laki-laki dan 4 perempuan) di Yayasan LRPPN Surabaya,” imbuh Singgih.
Singgih menegaskan, jika berdasarkan hasil asesmen dari tim BNN Surabaya, Ke 16 orang tamu dari Diskotik Ibiza Club Surabaya itu seluruhnya akan menjalani rehabilitasi inap. Artinya, mereka tidak akan pulang sebelum dinyatakan sembuh dan terbebas dari narkotika.
“Semuanya inap tidak ada rehabilitasi jalan,” pungkas Widi.
Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Surabaya menggelar tes urine mendadak di Diskotik Ibiza Club Surabaya, Minggu (12/03/2023) dini hari. Dari 200 pengunjung, petugas BNNK Surabaya menjaring total 16 orang dengan rincian 15 pengunjung dan 1 seksi dancer.
Humas BNN Surabaya, dr Singgih Widi Pratama menjelaskan jika kegiatan di Diskotik Ibiza Club merupakan tempat keempat yang dirazia oleh petugas. Sebelumnya, petugas sempat mendatangi Shelter Club Surabaya di Jalan Ngagel, Club Deluxe Surabaya di Jalan Tunjungan, dan Royal KTV di Jalan Embong Malang.
“Ini (di Ibiza Club) yang paling banyak (positif) dibanding 3 tempat yang sudah kita sidak pada sebulan ini, ada 12 laki-laki dan 4 perempuan yang kami amankan,” ujar Singgih saat ditemui Beritajatim.com di kantor BNN Surabaya, Senin (13/03/2023).
[berita-terkait number=”2″ tag=”diskotik-ibiza-surabaya”]
Singgih menambahkan, jika ke 16 orang yang diangkut oleh petugas BNN Surabaya berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur seperti Gresik, Madura, Sidoarjo dan Surabaya. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan asesmen untuk menentukan apakah 16 orang yang terjaring akan direhabilitasi atau dilanjutkan dengan proses hukum yang berlaku.
“Kita masih melakukan pemeriksaan apakah mereka ini hanya pengguna, korban penyalahgunaan atau bahkan terlibat dalam jaringan narkotika kan berbeda tindak lanjutnya. Untuk 16 orang yang kemarin semuanya positif amfetamin (ekstasi),” imbuh Singgih. (ang/ted)






