Surabaya (beritajatim.com) – BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya memberikan peringatan waspada pasang air laut maksimum di wilayah pesisir Jawa Timur mulai dari tanggal 8 hingga 12 November 2022.
Banjir rob merupakan banjir yang disebabkan oleh kenaikan muka laut, hingga air yang pasang tersebut menggenangi daratan. Banjir ini diakibatkan oleh terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi dari ketinggian daratan. Banjir rob juga dikenal sebagai genangan.
Malansir dari Twitter @infobmkgjuanda, fase gerhana bulan total mempengaruhi kondisi pasang surut di bulan November 2022 yang berpotensi menyebabkan banjir rob dengan ketinggian genangan 10-20 cm di sekitar pelabuhan dan pesisir wilayah perkiraan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bmkg”]
Dampak dari genangan yang ditimbulkan dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
Adapun wilayah pesisir yang berpotensi terdampak adalah sebagai berikut :
- Pelabuhan Surabaya, 8-12 November 2022 pukul 23.00 – 24.00 WIB.
- Pesisir Surabaya Barat, termasuk Gresik, Lamongan, Tuban, 8-12 November 2022 pukul 21.00 – 23.00 WIB.
Bagi yang tinggal di daerah tersebut dapat mempersiapkan diri. (nap)






