Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Jatim untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem, yakni curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Selain itu, BMKG Juanda juga melaporkan prakiraan berbasis dampak hujan lebat di Jawa Timur pada tanggal 12 Oktober pukul 07.00 WIB sampai dengan 13 Oktober 2022 pukul 07.00. Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai adalah Kota Malang, Madiun, Bondowoso, Ngawi, Mojokerto, Malang, Probolinggo dan Jember.
Adapun dampak yang bisa terjadi akibat hujan lebat yaitu longsor, banjir, banjir badang dan jembatan yang tidak bisa dilintasi.
Sebagai langkah awal mitigasi bencana tersebut, berikut himbauan BMKG yang bisa dilakukan :
- Mengurangi aktivitas di luar rumah
- Mencari informasi melalui pihak terkait kebencanaan
- Memperbarui informasi di media sosial atau media massa
- Berhati-hati jika kondisi cuaca sedang buruk
[berita-terkait number=”5″ tag=”surabaya”]
Melansir dari Twitter @infobmkgjuanda, berikut ini wilayah Jatim yang diperkirakan hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada hari Rabu, (12/10/2022) :
- Pagi hari : Kab. Mojokerto dan Sumenep
- Siang-sore hari : Kab.Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, Nganjuk, Kab. Madiun, Magetan, Trenggalek, Kab. Kediri, Kab. Malang, Kota Malang, Batu, Kab. Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.
- Malam hari : Situbondo
Untuk suhu udara rata-rata di Jawa Timur 14-35 derajat celcius dengan kelembapan udara 55-100%. Angin dominan dari Tenggara-Timur dengan kecepatan 5-30 km/jam. (nap)






