Blitar (beritajatim.com) – Selama 1 bulan terakhir, Kabupaten Blitar dilanda kekeringan ekstrim. Total hingga saat ini sudah ada 6 kecamatan di Kabupaten Blitar yang mengalami krisis air bersih.
Keenam kecamatan yang mengalami kekeringan tersebut adalah Wates, Panggungrejo, Wonotirto, Kademangan, Binangun dan Sutojayan. Kini warga di 6 kecamatan tersebut hanya menggantungkan air bantuan dari Pemerintah Kabupaten Blitar untuk memenuhi kebutuhan makan, minum dan mandi.
“Ini kondisinya parah banget, paling parah tahun ini karena lama tidak turun hujan, tiap hari harus antre berjam-jam di sumber air,” ungkap Eni Setiyo Wati, warga Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Rabu (2/10/2024).
Secara total ada 18 desa di 6 kecamatan Kabupaten Blitar yang mengalami kekeringan. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga pun harus antre berjam-jam di satu sumber air yang kondisinya kini tengah menyusut.
“Lokasi kalau mau cari air harus jalan kaki sejauh 1,5 kilometer,” tegasnya.
Salah satu daerah yang paling terdampak kekeringan adalah Dusun Kaliandong Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Di Dusun tersebut ada 300 kepala keluarga yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Warga pun terpaksa menghemat penggunaan air bersih untuk sehari-hari. Bantuan air bersih yang disalurkan oleh BPBD Kabupaten Blitar pun hanya digunakan untuk minum dan memasak, sementara untuk mandi serta mencuci warga harus pergi ke sungai atau sumber air.
“Airnya dihemat, untuk mandi kalau saya ya ke sumber air yang jaraknya jauh,” kata warga, Sumarji.
BPBD Kabupaten Blitar pun saat ini terus melakukan droping air bersih. Setiap hari BPBD Kabupaten Blitar rutin melakukan droping air secara berkala di 6 kecamatan terdampak kekeringan.
“Hari ini distribusi air bersih di desa dawuhan. Di desa dawuhan ada 300 KK mengalami krisis air bersih. Warga desa dawuhan sejak sebulan lalu mengalami krisis air bersih. Informasi kades, distribusi air dari pipanisasi bergilir empat hari sekali. Tidak nutut terus berkirim surat ke kami untuk dropping air bersih. Kami sudah dua minggu ini menyalurkan air di sini,” kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto. [owi/beq]






