Kediri (beritajatim.com) – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur (Jatim) bersama Pemkab Kediri terus melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum dan lansia. Vaksinasi ini ditujukan untuk mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat umum rentang, berusia 6 tahun.
Kepala Puskesmas Mojo dr. Rindang menyatakan, serbuan kali ini merupakan vaksinasi campuran antara dosis 1, 2 dan Booster.
“Kegiatan vaksinasi dengan BINDA Jatim di Kecamatan Mojo ini dilaksanakan di Puskesmas Ngadi, Balai Desa Ngetrep, Ngadi, Petungroto hingga Pamongan,” ungkap dr. Rindang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kediri”]Disamping petugas dari BIN Daerah Jatim, para Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Ngadi, Kecamatan Mojo melaksanakan tahapan vaksinasi. Mulai dari registrasi peserta, melakukan screening atau pemeriksaan kesehatan, hingga melakukan penyuntikan vaksin. Sedangkan jenis vaksin yang diberikan yaitu, Sinovac dan Astrazeneca.
Dari hasil pantauan awak media di lokasi vaksinasi, terlihat warga sangat antusias mengikuti program Nasional ini. Mereka dengan sukarela melalui seluruh tahapan, hingga proses penyuntikan.
Sebelumnya, pelaksanaan vaksinasi BIN Jatim dengan Dinkes Kabupaten Kediri juga diselenggarakan di kecamatan lainnya. Sasarannya adalah masyarakat umum, dari mulai usia minimal 6 tahun.
Hingga bulan Mei ini, BINDA Jatim menargetkan vaksinasi di Kabupaten Kediri sebanyak 31.000 dosis untuk berbagai rentang usia. Sedangkan secara keseluruhan, target BINDA Jatim bulan Mei bisa mencapai 250 ribu dosis.
Harapannya kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh BIN Daerah Jatim dan Dinkes Kabupaten Kediri dapat mengurangi angka peningkatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. [nm/kun]






