Surabaya (beritajatim.com) – Dunia perfilman Indonesia kembali mencatat sejarah baru. Film Sore: Istri dari Masa Depan, karya sutradara Yandy Laurens, resmi terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk diajukan ke ajang bergengsi Oscar 2026 dalam kategori Best International Feature Film di 98th Academy Awards.
Kabar menggembirakan ini diumumkan langsung melalui akun resmi rumah produksi Cerita Films pada Selasa (9/9/2025).
“Film Sore: Istri dari Masa Depan terpilih menjadi perwakilan Film Indonesia untuk Best International Feature Film Oscar 2026. Kami terharu dan bersyukur. Terima kasih Komite Seleksi Oscar Indonesia yang sudah memilih film Sore sebagai wakil Indonesia di Academy Awards,” tulis akun @cerita_films.
Cerita Films juga meminta doa serta dukungan masyarakat agar perjalanan menuju panggung internasional ini berjalan lancar.
Proses Seleksi Ketat oleh Komite Oscar Indonesia
Pemilihan film ini dilakukan oleh Komite Seleksi Oscar Indonesia yang setiap tahun dibentuk oleh Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) dan telah diakui oleh pihak Academy Awards. Melalui proses penilaian yang ketat, komite menilai film Sore: Istri dari Masa Depan layak mewakili Indonesia karena dianggap mampu memperkuat posisi perfilman nasional di kancah dunia.
Penunjukan film ini juga menandai kali ke-27 Indonesia mengirimkan karya ke Oscar sejak pertama kali ikut serta pada tahun 1987. Tahun sebelumnya, film Women from Rote Island sempat dipilih, meski hingga kini belum ada satupun film Indonesia yang berhasil masuk nominasi resmi kategori bergengsi tersebut.
Kisah Unik dengan Sentuhan Emosional
Film Sore: Istri dari Masa Depan mengisahkan tokoh Sore (Sheila Dara Aisha) yang datang dari masa depan untuk menemui suaminya, Jonathan (Dion Wiyoko), yang saat itu masih lajang dan tinggal di Kroasia. Kehadiran Sore membawa misi penting: mengubah takdir Jonathan agar bisa hidup lebih lama, karena di masa depan sang suami mengalami penurunan kesehatan serius setelah menikah.
Namun, perjalanan mereka tidak mudah. Pertemuan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan menimbulkan konflik yang rumit serta konsekuensi besar dari setiap keputusan yang diambil.
Sejak dirilis, film ini berhasil menarik perhatian luas. Hingga pertengahan Agustus 2025, Sore: Istri dari Masa Depan sudah ditonton lebih dari tiga juta penonton di bioskop. Selain sukses secara komersial, film ini juga mendapat banyak apresiasi dari kritikus berkat kekuatan cerita dan sinematografi yang memikat.
Dengan prestasi tersebut, harapan besar kini tertuju pada langkah film ini di Oscar 2026. Banyak pihak berharap karya Yandy Laurens mampu membuka jalan bagi film Indonesia untuk pertama kalinya masuk nominasi resmi Best International Feature Film. (mnd/ian)






