Surabaya (berita-jatim.com) – Kemunculan berbagai platform belanja daring, membuat konsumen makin mudah menjangkau produk yang diinginkan.Cukup dengan menekan layar gawai, tanpa perlu berpayah-payah ke toko yang diinginkan. Dari segi efisiensi waktu, tentu itu sangat menguntungkan.
Kemudahan tersebut tidak berhenti di situ, kini beragam platform belanja daring juga menyediakan layanan paylater (beli sekarang, bayar nanti). Artinya, kamu bisa menikmati makanan, membeli barang yang kamu suka, meski dompet tengah kembang-kempis. Namun, perlu diingat, semua itu tidak gratis. Itu adalah hutang yang kamu bayar.
Namun, tak jarang konsumen tidak mengindahkan hal itu dan tergiur dengan beragam diskon yang diumbar oleh platform belanja daring . Hal itu makin menggiurkan, saat berbagai iklan di berbagai media turut menyiarkan kemudahan penggunaan paylater, tanpa dibarengi resiko yang bisa ditanggung oleh konsumen.
Berikut hal-hal yang harus kamu ketahui, agar lebih bijak dalam menggunakan paylater.
1. Paylater adalah hutang atau kredit
Sebelum kamu menggunakan paylater kamu harus tahu bahwa ini adalah hutang. Seperti hutang pada umumnya, akan ada kemungkinan terjadi gagal bayar, jika kamu kurang cermat dalam menghitung anggaran yang kamu punya.
Dan resiko gagal bayar adalah kamu harus membayar bayar denda. Yang berarti, hutangmu makin bertambah. Maka dari itu, lakukan pengihitungan yang cermat, terkait kemampuan finansial kamu untuk membayar hutang tersebut.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tips”]
2. Beli barang yang memang sangat dibutuhkan
Memang benar, pengaktifan kredit di paylater memang sangat mudah. Terlebih jika dibandingkan dengan pengajuan kredit di bank. Namun, kamu jangan terlena dengan hal ini, lantas kalap membeli berbagai barang, yang sebetulnya tidak perlu. Pahami, antara barang yang kamu inginkan dan barang yang butuhkan.
Jika, memang kondisi keuangan kamu sedang sangat tidak baik, tapi kamu benar-benar butuh barang itu. Artinya, jika barang tersebut tidak dibeli, akan membuat berdampak fatal. Maka, penggunaan jasa peylater adalah hal yang bijak.
3. Paylater juga berbunga
Saat kamu menggunakan paylater, kamu akan diminta memilih lama jangka waktu pengembalian. Semakin panjang durasi jangka waktu yang kamu pilih, uang yang harus kamu bayar akan semakin membengkak dari harga barang yang kamu beli. Itu adalah bunga.
Iya, paylater bukan perusahaan amal, yang memberi pinjaman kamu secara Cuma-Cuma. Meski, bisnis ini legal, paylater sama hal nya dengan sistem perbankan yang menarik bunga atas pinjaman yang kamu ambil.
[berita-terkait number=”3″ tag=”uang”]
Ada opsi lain, agar kamu terhindar dari pembengkakan biaya ini, yakni: menabung. Jika barang yang ingin kamu beli tidak genting untuk dipunya sekarang, maka opsi menabung lebih baik digunakan. Jadi, kamu lebih baik mengumpulkan sedikit demi sedikit gaji kamu untuk bisa membeli barang itu.
Baiklah itu adalah hal-hal yang perlu kamu ketahui, agar lebih bijak dalam penggunaan paylater. Penggunaan layanan ini memang sama-sama menguntungkan, dari sisi konsumen kamu bisa lebih mudah mendapat barang yang kamu iginkan, meski dompet sedang kering.
Di sisi lain, perusahan yang mengeluarkan layanan paylater dapat memperoleh untung, dari bunga yang kamu pinjam juga perputaran uang di market place mereka. Namun, tetaplah bijak saat menggunakan layanan ini. (Jhn/ian)






