Surabaya (beritajatim.com) – Liverpool sukses merebut leg pertama perempat final Liga Champions atas Benfica. The Reds, menang 3-1 pada laga yang berlangsung di Estadio da Luz, Rabu (6/4) dini hari WIB.
Berkat hasil ini, anak asuh Jurgen Klopp unggul satu kaki untuk ke semifinal Liga Champions musim 2021-2022. Liverpool hanya butuh hasil imbang ketika melawan Benfica pada leg kedua di Anfield.
Bahkan, Liverpool bisa lolos jika kalah dengan selisih satu gol di leg kedua melawan Benfica. Pada laga pertama ini, Liverpool tampil begitu percaya diri untuk menyerang. Mo Salah dan kolega seolah tak getir, meski tampil di depan puluhan ribu suporter tuan rumah.
Mohamed Salah sudah menebar ancaman pada Benfica di menit ke-8. Striker Liverpool itu melepas tembakan dari jarak dekat, namun bola masih mampu dihalau oleh kiper Odysseas Vlachodimos.
Liverpool benar-benar membuat gol ke gawang Benfica di menit ke-17. Melalui tendangan sepak pojok Andrew Robertson yang disambut dengan sundulan Ibrahima Konate. Liverpool memimpin 1-0.
Tak ingin malu usai kebobolan, Benfica coba beraksi. Percobaan pertama datang di menit 22 melalui kaki Everton, namun bola yang dilepas masih mengarah ke samping gawang.
Liverpool berhasil memperlebar jarak menjadi 2-0 saat pertandingan berjalan ke-33. Umpan khas dari Trent Alexander-Arnold disambut dengan sundulan Luis Diaz, yang mengarah bola ke kaki Sadio Mane. Dalam posisi bebas di area penalti, Mane langsung menceploskan bola.
The Reds bertahan begitu cekatan ketika Benfica keluar menyerang. Serangan balik yang dibangun anak asuh Juergen Klopp itu juga sangat membahayakan lini pertahanan dari Benfica.
Saking sulit masuk ke kotak penalti Liverpool, Everton harus mencoba melepas tembakan dari luar kotak penalti. Bola mengarah ke gawang, namun masih cukup lemah hingga mudah dihalau Alisson Becker.
Salah menyia-nyiakan peluang emas jelang babak pertama usai. Bola tembakannya ketika sudah berhadapan dengan kiper masih bisa dihalau. Skor 2-0 bertahan hingga jeda turun minum.
Benfica mengejutkan Liverpool ketika babak kedua baru berjalan empat menit. Sebuah umpan silang dari Rafa disambut baik oleh Darwin Nunez untuk menjadi gol. Benfica memperkecil jarak jadi 1-2, publik tuan rumah bersorak-sorai.
Liverpool dibuat kesulitan dengan permainan agresif dari Benfica. Klub dari Inggris itu nyaris bobol lagi melalui tembakan Everton di menit ke-59.
Liverpool baru benar-benar bisa mengancam Benfica di 10 menit akhir pertandingan. Ada tiga tembakan yang dilepaskan, namun tak satupun mengarah ke gawang.
Liverpool pun bisa mencetak gol penutup di menit ke-88. Luis Diaz lepas dari posisi offside ketika mendapat umpan terobosan Naby Keita. Ia lalu mengecoh kiper dan mampu melesakkan gol. Liverpool menutup laga dengan kemenangan 3-1. (dan/ian)






