Jombang (beritajatim.com) – Akibat bermain di sekitar rel, seorang balita berinisial FCA asal Dusun Plosorejo Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang, tewas tersambar kereta api (KA) Argo Semeru, Kamis (19/10/2023).
FCA adalah bocah perempuan yang masih berusia 1 tahun 10 bulan. Saat bermain balita ini mengenakan daster lucu warna coklat. Rumahnya berada di dekat rel kereta api. Pada Kamis sekitar pukul 15.30 WIB, FCA keluar dari rumahnya.
FCA mencari sang ayah yang lebih dulu keluar dari rumahnya. Korban meniti jalan setapak yang mengarah ke rel KA. Keluarga tidak ada yang tahu. RCA asyik bermain sendiri di sekitar rel itu. Dia belum mengerti bahaya sedang mengintai. Sejurus kemudian, datang melintas KA Argo Semeru dari arah barat ke timur.
Korban yang masih usia balita tidak mengetahui bahwa ada kereta api yang datang melintas dari arah belakang. Nah, saat itulah FCA terserempet kereta api tersebut. Dia terpental ke arah selatan rel kereta api sejauh kurang lebih 10 meter. Seketika itu KA Argo Semeru berusaha melakukan pengereman dan dapat berhenti.
BACA JUGA:
Identitas Lengkap 8 Korban Kecelakaan Kereta Api Vs Mobil di Jombang
Kru KA Argo Semeru memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan petugas penjaga pintu perlintasan KA. FCA yang terluka dibawa oleh warga sekitar ke RSUD Kertosono. “Oleh petugas kesehatan di UGD RSUD Kertosono korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kapolsek Bandarkedungmulyo AKP Sulianto, Jumat (20/10/2023).
Sulianto menjelaskan, atas kejadian itu pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi di lapangan. “Di lokasi kita mengamankan daster kecil wanita warna coklat,” pungkas Sulianto. [suf]






