Jember (beritajatim.com) – Perjalanan Persipro 1954 Probolinggo dalam kompetisi sepak bola Liga 4 berlanjut. Risdianto Prasetyo dan kawan-kawan berhasil melaju ke babak selanjutnya dengan predikat runner-up Grup C Zona Jawa Timur di bawah tuan rumah Persid Kabupaten Jember.
Persipro mengantongi total lima angka, setelah bermain imbang 1-1 dengan Persekap Kota Pasuruan dalam pertandingan terakhir, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Kamis (9/1/2025).
Persipro tertinggal lebih dulu, setelah gelandang Persekap, Khoirul Anwar, mencetak gol melalui tendangan penalti pada menit 9. Bek sayap kiri Bayu Ismail membalas gol tersebut pada menit 25.
Ini pertandingan terberat bagi Persipro 1954. Mereka harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 37. Sayap kiri Muammar Kadhafi harus keluar lapangan karena terkena akumulasi dua kartu kuning.
“Kami cukup kerepotan. Alhamdulillah, anak-anak bisa menjalankan skema yang sudah kami siapkan dari kemarin,” kata Ahmad Ginanjar Febriyanto, asisten pelatih Persipro 1954.
Sejak awal, Persipro memasang target menang. “Tapi hasil terbaik memang seri. Kami bermain sepuluh orang, sehingga harus bermain lebih direct, memainkan counter attack,” kata Ginanjar.
Murdani menyebut kuatnya semangat para pemain menjadi kunci ‘hasil imbang rasa menang’ ini. “Kami di lini belakang memang mengalami kesulitan menghadapi serangan Persekap. Tapi kami punya tekad untuk melaju ke babak selanjutnya,” kata pemain belakang bernomor punggung 24 ini.
Sementara itu, Dimas Fajar Amrozi, asisten pelatih Persekap, menyesalkan para pemainnya yang tidak cukup sabar dalam menyusun serangan. “Semua pemain under perform. Entah penyebabnya apa, kami masih perlu diskusikan dengan pemain,” katanya.
Amir Mahmud dan kawan-kawan sering melakukan kesalahan-kesalahan mendasar. Tak hanya akurat dalam mengoper, mereka juga sering gagal melewati lawan saat melakukan drible. Terlihat para pemain Persekap tergesa-gesa dan ini mudah diantisipasi Persipro.
Dengan hasil imbang ini, Persekap tersisih di fase Grup C dengan mengepul empat angka. Selain imbang 1-1 dengan Persipro, Persekap menang 2-1 atas PSIL dan kalah 0-4 dari Persid.
“Liga 4 musim ini sudah selesai dan kami menatap musim selanjutnya. Kami akan persiapkan jauh-jauh hari. Terus terang saja, persiapan kami sangat mepet, hanya empat kali latihan dan tiga kali uji coba,” kata Dimas.
Persipro 1954 juga akan mengevaluasi tim sebelum babak selanjutnya digelar. Dari tiga pertandingan di Grup C, mereka mengoleksi lima angka. Selain mencuri satu angka dari Persekap, mereka berhasil mengalahkan PSIL 1-0 dan menahan imbang Persid 1-1. “Kami akan berbicara dengan manajemen lebih dulu,” kata Ginanjar. [wir]






