Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 (JTB) Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro melakukan sosialisasi pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) kepada para pekerja proyek pengembangan lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di lokasi proyek Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/03/2023).
Sosialisasi itu dilakukan untuk menumbuhkan kembali kesadaran pentingnya keselamatan berkendara yang menjadi komitmen semua pihak agar tercipta ketertiban dan keselamatan di jalan raya.
JTB Site Office & PGA Manager PEPC Edy Purnomo berpesan kepada semua peserta agar selalu menaati peraturan lalu lintas. Selain itu, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan seperti ini dapat semakin dewasa dan bijak dalam berlalu lintas di jalan raya. “Terima kasih rekan-rekan dari Satlantas Polres Bojonegoro yang sudi memberikan sharingnya. Semoga warga masyarakat semakin taat berlalu lintas,” pesannya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pertamina”]
Sinergi antara PEPC dan Satlantas Polres Bojonegoro ini bukan kali pertama dilakukan. Tahun lalu, kolaborasi keduanya diwujudkan dalam dalam rangka Bulan K3 Nasional 2022 upaya menciptakan kedisiplinan di jalan raya. Menggelar penyuluhan Safety Riding secara marathon ke beberapa sekolah yang ada di sekitar wilayah JTB. Kampanye keselamatan berkendara agar terciptanya ketertiban di jalan raya.
Selama triwulan pertama tahun 2023 ini, setidaknya telah terjadi laka lantas di wilayah Bojonegoro lebih dari 100 kali yang mengakibatkan korban meninggal dunia maupun luka ringan dan luka berat. Melalui program kampanye disiplin berlalu lintas bersama ini diharapkan setiap lapisan masyarakat dapat melahirkan duta-duta disiplin dan aman dalam berkendara.
Dengan demikian selamat dalam berkendara berkat pemahaman yang lebih baik dalam berlalu lintas. “Safety riding ini untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bersama. Kuncinya ialah patuh dan taat pada peraturan,” tambah Edy.
Dalam materi Kamseltibcar Lantas ini ditekankan pada persiapan setiap hendak melakukan aktivitas berkendara di jalan raya. Seperti siap diri yang meliputi perlengkapan helm maupun perlengkapan pendukung, siap kendaraan yakni pengecekan kondisi kendaraan dan siap administrasi yang meliputi surat dan dokumen pendukung kendaraan lainnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti oleh berbagai perwakilan fungsi yang ada di JTB seperti fungsi transportasi, serta fungsi supporting lainnya termasuk fungsi HSSE dan PGA. Kegiatan penyegaran wawasan terkait berkendara ini berjalan secara komunikatif interaktif. Materi yang disampaikan dengan ringan namun penuh penyegaran ini mendapat feedback antusias dari para peserta yang hadir diruangan tersebut. [lus/kun]






