Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang hari bahagia Luna Maya dan Maxime Bouttier, ucapan selamat pun mengalir deras dari para sahabat, rekan kerja, hingga penggemar. Salah satu yang mencuri perhatian datang dari unggahan selebritas sekaligus sahabat lama Luna, Raffi Ahmad.
Melalui akun Instagram miliknya, @raffinagita1717, Raffi membagikan momen kenangan bersama sang aktris.
Dalam unggahan tersebut, Raffi menyematkan beberapa foto lawas kebersamaannya dengan Luna Maya. Ia juga menyampaikan pesan menyentuh hati yang memperlihatkan kedekatan dan rasa harunya atas pernikahan Luna yang sudah lama dinanti publik.
“Hari ini, sahabatku @lunamaya akhirnya mengakhiri perjalanan panjangnya dan berlabuh di pelabuhan paling indah. Aku tahu betapa banyak doa, air mata, dan harapan yang menyertai langkahmu sampai ke titik ini,” tulis Raffi dalam caption unggahannya.
“Selamat menempuh hidup baru, semoga cinta yang kamu perjuangkan selalu menjadi berkah yang abadi. Bahagiamu adalah doa yang paling tulus dari hati kami,” sambungnya.
Namun, bukan hanya ucapan yang menjadi sorotan. Dua dari 20 foto yang turut diunggah Raffi menampilkan dirinya, Luna Maya, dan almarhum Olga Syahputra saat mereka masih menjadi pembawa acara program musik Dahsyat pada era 2008–2010. Momen tersebut sontak mengundang nostalgia di kalangan warganet.
“Kangen lihat kalian ber 3 ngehost di dahsyat. Hiburanku tiap libur panjang sekolah Loveyouall,” tulis akun @zora*** di kolom komentar.
Tak sedikit yang mengungkapkan kerinduan mereka pada kehadiran Olga Syahputra yang dikenal sebagai sosok penuh energi dan humor. Kehadirannya kala itu dianggap melengkapi suasana hangat dan kekompakan trio host Dahsyat.
“Andai ka Olga masih ada, dia pasti yang paling heboh dan bahagia lihat Luna nikah,” tambah akun @surati.
Doa serta dukungan pun terus mengalir dari masyarakat yang telah mengikuti perjalanan cinta Luna selama bertahun-tahun.
Momen unggahan Raffi Ahmad ini bukan hanya menjadi bentuk ucapan selamat, tetapi juga pengingat akan indahnya persahabatan dan kenangan di masa lalu yang masih membekas di hati publik. [fyi/aje]






