Ngawi (beritajatim.com) – Video berdurasi 24 detik merekam seorang pemuda yang diduga di Ngawi dibonceng motor sambil mengacungkan celurit panjang sekitar satu meter. Sementara, pengendara motor menaiki motornya sembari meliuk kanan kiri.
Sementara, si perekam video berada si belakangnya dan dibonceng seseorang. Dalam rekaman, mereka berjalan dari arah Dungus melewati jalan Basuki Rahmat masuk Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Video berakhir ketika mereka sampai di Tugu Gading Perempatan Kartonyono.
Beredarnya video yang mirip pelaku klitih Yogyakarta itu membuat warga resah. Mereka takut jika anak-anak muda lain meniru adegan dalam video. Parahnya, jika pemuda dalam video tersebut memiliki niat melukai orang lain.
“Kami prihatin ya. Ini sudah tidak bisa dibiarkan lagi, jika ada klitih seperti ini bahaya ya. Karena dalam video pemuda yang membawa senjata mirip celurit atau pedang yang panjang ini berpotensi ditiru orang lain,” kata Agus Fatoni, tokoh masyarakat setempat.
Atong, sapaan akrab Agus Fatoni, meminta agar polisi serius menangani video tersebut. Dia meminta polisi agar segera menangkap pemuda yang terekam dalam video. “Ini polisi harus serius untuk menangani video ini. Pemuda yang bawa sajam ini harus segera ditangkap. Ini berbahaya jika Ngawi sampai terjadi klitih,” katanya.
Dia mengharap orang tua yang tahu soal video ini agar selalu mengawasi anak-anaknya. Terutama, lingkungan anak bergaul serta pihak sekolah yang turut memberikan pemahaman pada anak didik. “Kami harap semua pihak ya, utamanya orang tua, lingkungan, dan sekolah agar turut mengawasi anak-anak,”pungkasnya. [fiq/kun]
BACA JUGA:






