Tuban (beritajatim.com) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tuban meminta maaf dan berkomitmen akan memperbaiki terkait keluhan masyarakat Mal Pelayanan Publik (MPP) Tuban sepi tidak ada petugas,
Sebelumnya beredar di media sosial bahwa ada keluhan masyarakat yang membutuhkan pelayanan di MPP Tuban. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang laki-laki tidak diketahui identitasnya, ia datang sekira pukul 13.30 Wib dimana tidak ada petugas sama sekali di MPP Tuban.
Sedangkan, jam operasional di MPP Tuban dimulai pukul 08.30 – 14.30 Wib selama bulan Ramadhan.
Dalam hal itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tuban, Endah Nurul Kumarijati yang ditunjuk sebagai penanggung jawab MPP Tuban menyampaikan permintaan maaf adanya keluhan pelayanan di MPP yang dipublikasikan di media sosial. Pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan semua tenant untuk konfirmasi dan melakukan evaluasi.
“Setelah dilakukan pengecekan, kejadian tersebut berlangsung di tenant Dinas Pendidikan karena petugas hanya berjaga sendiri dan sedang memproses perizinan yang sebelumnya,” ucap Endah, Jumat (14/4/2023).
Endah menambahkan, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi demi terwujudnya pelayanan prima serta terus berupaya meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tuban.
“Kami akan lebih intens melakukan koordinasi dengan penyedia layanan dari berbagai instansi dan lembaga. Mengingat di MPP Tuban, pelayanan yang diberikan tidak hanya berasal dari OPD Pemkab Tuban tapi juga berasal dari instansi vertikal dan perbankan,” ucap Endah sapaannya.
Endah juga menyatakan sebelum memberikan pelayanan seluruh petugas diwajibkan mengikuti apel pagi untuk membangkitkan semangat dan motivasi untuk melayani dengan profesional.
“Evaluasi kinerja juga dilakukan berkala tiap tiga bulan untuk mengetahui pelayanan yang diberikan,” timpal Endah.
Selain itu, Endah juga melakukan bimbingan teknis dan pelatihan kepada petugas MPP guna meningkatkan kualitas pelayanan prima.
“Salah satu tantangannya berupa kolaborasi dengan sejumlah instansi dan lembaga penyedia layanan,” tambahnya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/ratusan-masyarakat-tuban-serbu-pangan-murah-di-pantai-boom/
Untuk menanggapi adanya keluhan dari masyarakat, Endah menjelaskan pada bulan Ramadhan tahun 2023, jam operasional MPP Tuban dimulai pukul 08.30 Wib sampai 14.30 Wib setiap hari Senin-Jumat.
Serta pelayanan dilakukan dengan personil lengkap tanpa adanya pengurangan. Tak hanya itu, setiap petugas diimbau agar melakukan pengaturan jam istirahat secara bergantian dengan rekan kerjanya agar pelayanan terus berlangsung.
“Bahkan pada beberapa tenant, pelayanan dilakukan melebihi jam operasional,” terang dia.
Lanjut, selama bulan Ramadhan, volume pengunjung MPP Tuban relatif sama dengan ketika hari-hari biasa di luar bulan Ramadhan, sehingga pelayanan diberikan hingga pengunjung terakhir.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Drs. Joko Sarwono juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
“Hari ini kami sudah melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap seluruh pegawai Dinas Pendidikan, terutama yang ditugaskan pada bagian pelayanan,” ujar Joko Sarwono.
Lebih lanjut, Joko Sarwono mengatakan kedepannya petugas pelayanan pada tenant Dinas Pendidikan akan dijadwalkan dengan lebih baik serta petugas diwajibkan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), salah satunya memberi keterangan di meja tenant jika memang sedang tidak di tempat.
“Kami berupaya agar pelayanan tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya. [ayu/ted]






