Magetan (beritajatim.com) – Sebuah foto menunjukkan sosok yang diduga salah seorang anggota Bawaslu Magetan berinisial P tengah bersama Tim Sukses Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati tersebar di WhatsApp Grup.
Dalam foto tersebut, P terlihat makan bersama di sebuah rumah makan. Ada empat orang dalam foto tersebut, satu Komisioner Bawaslu Magetan dan tiga lainnya adalah timses salah satu Paslon Bupati-Wabup Magetan.
Tak hanya itu, ada pula foto lain yang beredar menangkap momen ketika salah satu anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kartoharjo Magetan tengah makan bersama salah satu Paslon Bupati-Wabup di sebuah rumah makan.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Magetan Center menyoroti beredarnya foto tesebut dan menganggap itu sebagai potensi pelanggaran netralitas dalam pemilihan kepala daerah.
“Hal ini memicu keprihatinan masyarakat mengenai keadilan dan netralitas pemilu yang akan digelar pada 27 November mendatang. Sangat disayangkan, pengawas pemilu seharusnya bersikap netral dan tidak terlibat dengan pihak tertentu,” tegas Direktur LSM Magetan Center, Beni Ardi.
Menurut Beni, jika pengawas pemilu menunjukkan sikap yang condong pada salah satu pihak, kepercayaan publik terhadap proses demokrasi bisa terganggu.
Beni menambahkan bahwa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, setiap penyelenggara pemilu diharapkan untuk memegang teguh nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan independensi.
“Dalam kode etik, pengawas pemilu dilarang melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan pihak tertentu. Jika dugaan ini terbukti, maka tindakan tersebut jelas mencederai proses demokrasi,” katanya.
Dugaan ketidaknetralan pengawas pemilu di Magetan ini dinilai dapat berdampak serius terhadap kualitas demokrasi di wilayah tersebut. Masyarakat berhak atas pemilu yang adil, jujur, dan bebas dari segala bentuk intervensi.
“Kami berharap Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera mengambil langkah tegas terhadap oknum yang melanggar etika ini,” imbuh Beni.
Menurut Beni, dugaan ketidaknetralan ini memperkuat pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan pemilu, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap tekanan atau pengaruh tertentu.
Terpisah, Ketua Bawaslu Magetan Muhammad Kilat Adinugroho mengaku bakal memastikan kebenaran foto tersebut.
“Kami belum tahu foto ini diambil kapan ya. Jadi, kami akan kroscek dulu,” kata Kilat pada beritajatim.com. [fiq/beq]






