Surabaya (beritajatim.com) – Setiap manusia pasti memiliki pengharapan dalam kehidupan. Bagi seorang muslim pengharapan ini berarti juga sebuah doa yang ditujukan kepada Allah SWT.
Namun terkadang dalam prosesnya, ada tanda tanya ketika suatu doa tak segera menampakkan tanda-tanda terijabah.
Banyak ulama yang mengatakan bahwa setiap doa yang baik pasti diijabah oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda, ”Doa seorang hamba Allah tetap dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk suatu perbuatan dosa atau memutuskan silaturahim atau tak terburu-buru segera dikabulkan.” (HR Muslim).
Namun di sisi lain, para ulama juga memberikan peringatan mengenai hal-hal yang dapat membuat tertolaknya sebuah doa.
Rasulullah sendiri pernah mengatakan bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari orang yang hatinya lalai. Artinya, sebetulnya tidak setiap doa pasti dikabulkan karena ada sebab-sebab tertentu yang menghalanginya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
Untuk mengetahuinya, simak penyebab mengapa suatu doa bisa tertolak berikut ini :
1. Tergesa-gesa ingin dikabulkan
“Doa kalian akan dikabulkan selama kalian tidak tergesa-gesa dengan berkata: “Aku telah memohon kepada Robbku tapi aku merasa Dia tidak mengabulkannya untukku.” (HR. Muslim no. 2735)
2. Adanya faktor dosa atau pemutusan tali silaturahim
“Doa seorang hamba akan dikabulkan selama tidak berdoa yang mengandung dosa, pemutusan silaturahim, dan tidak tergesa-gesa ingin dikabulkan.” (HR. Muslim no. 2735)
3. Tidak fokus dan tidak mengetahui maknanya
“Ketahuilah Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai dan bermain-main.” (HR. At-Tirmidzi no. 3479)
4. Tidak meyakini bahwa Allah akan mengabulkannya
“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin akan dikabulkan!” (HR. At-Tirmidzi no. 3479)
5. Jangan terlalu fokus pada terkabul atau tidaknya doa
“Sekali-kali jangan kalian katakan: “Ya Allah ampuni aku jika Engkau mau. Ya Allah rahmati aku jika Engkau mau. Berdoalah dengan kalimat yang tegas
karena tidak ada pemaksaan bagi Allah” (HR. AL-Bukhari no. 6339)
6. Memakan, meminum, atau memakai sesuatu yang haram
“Wahai manusia! Ketahuilah Allah itu bersih dan tidak akan menerima kecuali yang bersih. Ketahuilah Allah telah memerintahkan orang-orang beriman sebagaimana perintah-Nya kepada para nabi. “Wahai para rasul! Makanlah dari yang baik dan beramal baiklah! Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui dengan perbuatan kalian!” (QS. Al-Mukminun: 51)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari yang baik dari apa yang Aku rezekikan kepada kalian!” (AS. Al-Baqarah: 172)
Berdoa menjadi salah satu cara agar kita selalu terhubung dengan Allah SWT. Dengan doa yang khusyuk, ikhlas, dan niat hanya mengharapkan ridlo Allah, Insyaallah amalan doa kita akan mendapatkan pahala di sisinya. (Kai/nap)

as a preferred source on Google




