Surabaya (beritajatim.com) – Keindahan Pantai Teluk Labuan, yang sebelumnya menjadi sorotan sebagai pantai terkotor di Indonesia, kembali tercemar oleh penumpukan sampah meskipun telah dibersihkan oleh kelompok peduli lingkungan asal Bandung, Pandawara Group dan warga sekitar.
Melalui unggahan di akun media sosial X @namdoyan dikutip Beritajatim.com Senin (22/4/2024), terlihat jelas betapa tumpukan sampah kembali menutupi pesisir pantai yang sebelumnya telah bersih.
“Masih inget ga pantai terkotor se-Indonesia yang dulu pernah viral dan pernah dibersihin sama Pandawara Group & warga sekitar? Ya ini keadaannya sekarang Sabtu, 20 April 2024,” tulis akun X @namdoyan dalam unggahannya.
Meskipun suasana matahari terbenam memberikan sentuhan yang cantik, namun kecantikan pantai tersebut kini terganggu oleh tumpukan sampah yang mengotori pasir pantainya.
Dalam keterangan lanjutannya, pemilik akun X mengekspresikan rasa herannya terhadap kondisi tersebut. “Padahal di Teluk kalo dikelola dengan baik bisa jadi street food, karena banyak yang jual seafood segar dan juga sunsetnya bagus. Foto & video ini saya ambil setelah beberapa minggu setelah dibersihkan,” tulisnya.
Menariknya, meskipun sampah telah menumpuk, pantai ini tidak mengeluarkan bau yang menyengat. “Btw ini pantainya ga bau, aneh juga sih. Padahal segitu numpuknya sampah tapi ga kecium apa-apa. Mungkin itu juga faktor yang bikin akamsi nggak ngebersihin sampahnya. Kayanya kalau bau pasti mereka juga terganggu,” tambahnya.

Diperkirakan, sampah yang menumpuk di Pantai Teluk Labuan ini berasal dari berbagai sumber, termasuk sampah yang dibawa oleh arus laut. Namun, pemilik akun X menegaskan bahwa warga setempat seharusnya lebih peduli dan proaktif dalam membersihkan sampah yang terdampar di pantai.
Reaksi dari netizen pun tak terelakkan. Banyak yang mengungkapkan kekagetan mereka terhadap kondisi pantai tersebut yang kembali tercemar oleh sampah, meskipun sebelumnya telah dibersihkan oleh Pandawara Group.
“Duh masalah lingkungan ini emang pelik bgt, gabisa cuma ngandelin satu pihak aja. iya Pandawara berhasil ngebersihin sampah sementara, tp apakah pemerintah setempat sudah nyediain pengelolaan sampah yg baik di wilayah tsb? apakah warga sudah diedukasi terkait sampah?” tulis salah seorang netizen.
Situasi yang kembali memprihatinkan ini menyoroti pentingnya kesadaran dan tindakan nyata dari seluruh masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama pantai-pantai yang merupakan aset berharga bagi pariwisata Indonesia. [ian]






