Surabaya (beritajatim.com) – Uung Victoria Finky (Mom Uung) dan dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A, MARS, menggelar acara bedah buku “Sang Bayi” yang dihadiri puluhan pasangan suami istri yang akan menjadi orang tua. Buku karya dr. Tiwi ini dirancang sebagai panduan dan dukungan bagi ibu menyusui, terutama yang bekerja, serta menekankan pentingnya peran suami.
Acara ini turut menghadirkan artis Nikita Willy, yang membagikan pengalaman tentang persalinan normal dan memberikan tips menyusui. Mom Uung menekankan bahwa buku ini dibuat agar ibu-ibu lebih percaya diri dalam menyusui tanpa merasa insecure.
“Kami menghadirkan Nikita Willy dalam bedah buku kali ini. Buku ini dikemas agar si ibu tidak ada alasan lagi tidak percaya diri, insecure untuk menyusui buah hatinya,” ujar Uung.
Sementara itu, Dr. Tiwi menyebutkan, buku ini juga akan membantu para konselor yang disediakan oleh Mom Uung dalam memberikan bimbingan kepada ibu menyusui. Mom Uung menawarkan layanan konseling 24 jam yang tidak bisa dilakukan oleh rumah sakit, menjadikan buku ini sebagai alat bantu penting.
“Mom Uung menyediakan waktu atau tenaga 24 jam sebagai konselor yang tidak bisa dikerjakan rumah sakit. Banyak ibu yang setelah lahiran diajak ngomong A menangkapnya B. Jadi, adanya buku ini sangat membantu konselor sebagai jembatan kepada ibu menyusui,” jelasnya.
CEO Mom Uung, Jonathan Handoko Putra, mengungkapkan rencana untuk memperkenalkan fasilitas daycare dan ruang menyusui di perusahaan-perusahaan, lengkap dengan tempat penyimpanan ASI gratis. Langkah ini diharapkan menjadi tren baru di Indonesia, dengan tujuan agar lebih banyak perusahaan menyediakan fasilitas serupa.
“Kami berencana membuat ruangan bagi mereka untuk memberikan ASI, menyediakan tempat penyimpanan ASI secara gratis. Serta ini menjadi pioneer di Indonesia, meskipun ada, tetapi belum maksimal. Harapannya yang lain bisa mengikuti,” kata Jojo.
Kehadiran daycare dan fasilitas menyusui ini diharapkan bisa menjadi pionir di Indonesia, membuka jalan bagi perusahaan lain untuk mengikuti jejak yang sama.






