Surabaya (beritajatim.com) — Dunia kewirausahaan lokal kembali mendapat suntikan semangat baru melalui kegiatan “Glow Economy: Beautypreneurs Take the Lead” yang digagas oleh Sentra Inovasi dan Kewirausahaan (SIK) Universitas Kristen Petra (PCU). Bekerja sama dengan Martha Tilaar Group dan Bank Jatim, ajang ini menjadi ruang kolaboratif bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperoleh pendanaan, pelatihan bisnis, hingga kesempatan inkubasi agar mampu berkembang ke tingkat yang lebih profesional.
Kegiatan yang digelar pada 17 Oktober 2025 di Gedung Q Kampus Timur PCU ini menampilkan 35 UMKM binaan SIK PCU dari berbagai sektor, mulai dari food & beverages, fashion & tekstil, hingga kerajinan lokal. Melalui Beauty Expo & Bazaar, para pelaku usaha lokal tak hanya memamerkan produk unggulan mereka, tetapi juga mendapat kesempatan untuk mengikuti kurasi bisnis dan pendanaan yang dilakukan oleh pihak profesional dari industri dan perbankan.
Ketua SIK PCU, Dr. Pwee Leng, S.E., S.H., M.Kom., menjelaskan bahwa para peserta merupakan hasil binaan dari program LEAP, kerja sama dengan Wahana Visi Indonesia, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Surabaya, serta (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) LPPM PCU bersama Paguyuban UMKM Siwalankerto dan Wonocolo, serta Peserta Umum dari Masyarakat dan Mahasiswa.
“Semua UMKM yang mengajukan diri untuk memperoleh kesempatan kurasi dan pendanaan telah melewati tahap seleksi awal,” jelas Pwee Leng.
Bekerja sama dengan Martha Tilaar Group (MTG), kegiatan ini tak hanya sekadar pameran, tetapi juga menghadirkan proses pendampingan intensif dan peluang inkubasi bisnis bagi peserta.
“Bekerjasama dengan SIK PCU, kedua perusahaan tersebut akan melakukan kurasi terhadap 15 UMKM yang lolos seleksi awal dari kurang lebih 40 UMKM yang berpartisipasi,” rinci Dr. Pwee Leng.
Tak hanya fokus pada sisi bisnis, acara ini juga dirancang untuk memberikan inspirasi dan edukasi. Melalui seminar dan talkshow bertema “Bersama Brand Founders, Nyalakan Semangatmu Wujudkan Passion Jadi Aksi Nyata”, sejumlah founder brand kecantikan ternama seperti Smith dan Raine Beauty hadir membagikan pengalaman mereka dalam mengelola dan menumbuhkan bisnis di sektor beautypreneur.
Dari sisi akademik, R.R. Retno Adriani, S.Sos., M.Si., Ph.D., selaku Vice Head Doctoral Programs in Leadership and Management PCU, turut memberikan wawasan tentang pentingnya kepemimpinan dan manajemen strategis dalam dunia kewirausahaan modern.
Sesi ini juga menjadi spesial karena dihadiri langsung oleh Dr. Kilala Tilaar, CEO Martha Tilaar Group, yang tidak hanya berbagi kisah sukses, tetapi juga turun langsung melakukan kurasi produk dari puluhan UMKM peserta.
Lebih dari sekadar ajang pameran, Glow Economy: Beautypreneurs Take the Lead menjadi simbol kolaborasi strategis antara akademisi, dunia usaha, dan perbankan dalam mendorong UMKM lokal agar lebih berdaya saing di pasar nasional maupun global.
“Kami berharap UMKM yang lolos kurasi dan mendapat pendanaan nantinya bisa menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi antara kampus dan industri. Mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengubah passion menjadi aksi nyata dan berdampak,” pungkas Dr. Pwee Leng. (fyi/ian)






