Lamongan (beritajatim.com) – Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di sebelah timur warung soto ayam ‘Mbakne Bejo’, Dusun/Desa Mekanderejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan.
Berdasarkan informasi yang diserap dari pihak kepolisian, bayi bernasib malang yang dibuang orang tuanya itu pertama kali ditemukan oleh Munir (49), seorang pedagang soto asal Dusun Majenang, Desa Majenang, Kecamatan Kedungpring, sekira pukul 04.30 WIB, Selasa (9/5/2023).
“Iya, ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki. Lokasinya di sebelah timur warung soto “Mbakne Bejo”, Desa Mekanderejo, Kecamatan Kedungpring, Lamongan, pada Selasa (9/5/2023), sekitar pukul 04.30 WIB,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro.
BACA JUGA:
Bayi Mungil Dikubur di Tengah Ladang Brondong Lamongan
Mengenai kronologinya, Anton mengungkapkan bahwa kala itu saksi Munir awalnya hendak membuka warung soto miliknya. Dia penasaran saat melihat bungkusan kain jarik yang berada di sebelah timur warung tersebut.
Bungkusan jarik itu tampak bergerak-gerak. Kemudian saat didekati, ternyata bungkusan itu berisi bayi mungil yang terlihat baru saja dilahirkan oleh ibunya. Karena panik, saksi lalu memanggil istrinya, Sulasih (46).
“Bayi itu kondisinya sehat, kira-kira umurnya baru 3 hari. Saksi yang menemukan bayi lalu melaporkannya ke Kades Majenang, Angguk Tri Sityawan dan Kasun Desa Asmiun, serta diteruskan ke Polsek Kedungpring,” terang Anton.

Anton menuturkan, bayi itu dievakuasi oleh para petugas kepolisian dan bidan desa bernama Risih yang datang ke TKP. Lalu, bayi ini dibawa ke Puskesmas Kedungpring.
“Ciri-ciri lain dari bayi itu memiliki panjang 48 cm, dengan berat badan 3,1 kg. Alhamdulillah, kondisinya normal dan sehat. Kasus ini sedang dalam lidik. Sementara kita masih meminta keterangan dari para saksi,” paparnya.
Sebagai informasi, beritajatim.com mencatat bahwa kasus pembuangan bayi ini merupakan kali ke tiga yang terjadi di Lamongan dalam kurun setahun, di antaranya di Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, lalu disusul di Desa Moronyamplung, Kecamatan Kembangbahu. Hingga kini, beberapa kasus pembuangan bayi itu belum terungkap. [riq/suf]






